Corona COVID-19: China Lapor 889 Kasus Baru, Kematian Lampaui 2.200

Corona COVID-19: China Lapor 889 Kasus Baru, Kematian Lampaui 2.200
Ilustrasi (The New York Times)

Analisadaily.com, Beijing - China memiliki 889 kasus infeksi virus corona COVID-19 baru yang dikonfirmasi pada hari Kamis (20/2). Komisi Kesehatan Nasional mengatakan pada hari Jumat (21/2) naik dari 394 kasus sehari sebelumnya.

Dilansir dari Channel News Asia, hal iItu membawa jumlah akumulasi kasus yang dikonfirmasi di China daratan sejauh ini menjadi 75.465. Korban tewas dari wabah di China daratan mencapai 2.236 pada Kamis, naik 118 dari hari sebelumnya.

Provinsi Hubei, pusat wabah, melaporkan 115 kematian baru, sementara di Ibu Kota Provinsi Hubei, Wuhan, 99 orang meninggal.

Pejabat China mengatakan penurunan tingkat infeksi baru menunjukkan mereka berhasil menjaga virus, dengan pembatasan berat pada perjalanan dan pergerakan yang dikenakan biaya besar pada ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, sementara penurunan kasus virus corona COVID-19 di China cukup menggembirakan, infeksi di luar negeri masih bisa menyebar.

"Kami terdorong oleh tren ini, tetapi ini bukan waktunya untuk berpuas diri," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Hingga saat ini, 25 negara lain telah melaporkan 1.076 kasus ke WHO, termasuk lima di negara yang terkena dampak terakhir, Iran.

"Totalnya sangat rendah dibandingkan dengan hampir 75.000 di China, tetapi itu mungkin tidak akan bertahan lama," sebutnya.

(RZD)

Baca Juga