Puluhan Warga Keracunan, Diduga Usai Konsumsi Daging Anjing

Puluhan Warga Keracunan, Diduga Usai Konsumsi Daging Anjing
Puluhan warga Simalungun keracunan makanan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Simalungun - Puluhan warga di Desa Panombean Hutahurung, Kecamatan Hataran, Simalungun mengalami keracunan usai menyantap daging anjing pada Rabu (19/2) kemarin.

Kapolsek Balata, AKP Jagani Sijabat mengatakan, puluhan warga tersebut tiba-tiba mengalami sakit perut.

"Data pastinya itu 27 orang, memang betul keracunan. Mereka sakit akibat makan daging anjing," katanya, Sabtu (22/2).

Jagani menjelaskan, ahwa kejadian tersebut bermula saat warga Desa Panombean menggelar acara makan anjing secara bersama-sama. Di sana kegiatan itu kerap dilakukan bersama-sama.

"Sudah merupakan kebiasaan, meraka beli anjing bersama, biayanya juga patungan, lalu mengerjakannya bersama dan sama-sama memasaknya," jelasnya.

Usai melahap daging anjing, warga banyak yang mengeluh sakit perut, muntah, hingga diare, dan puluhan warga itu akhirnya dilarikan ke Puskemsas Tiga Balata untuk mendapatkan pertolongan.

"Namun, kondisi terkini sebagian dari mereka sudah diperbolehkan pulang," ujar Jagani.

Menurut Jagani, saat ini ada 22 orang yang masih dirawat. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab utama keracunan.

"Polisi masih melakukan penyelidikan, apa yang menjadi penyebab utama warga keracunan," terangnya.

Camat Jorlang Hataran, Maryaman Samosir menuturkan, total yang diduga keracunan makanan usai mengonsumsi daging anjing mencapai 32 orang.

"Sebanyak 22 orang itu yang dewasa, 10 anak-anak. Mereka kemarin memakan daging anjing," tuturnya.

Koordinator Pemeriksa Umum Puskesmas Tiga Balata, Retawati menambahkan, pihaknya menerima 22 pasien. Seorang sudah pulih dan diperbolehkan pulang. Sedangkan yang lainnya masih butuh penanganan medis.

"Hari ini seluruh pasien masuk, ada 10 lagi masih di Klinik Nainggolan dan Klinik Maranatha. Mereka mengaku baru mengonsumsi daging anjing," tambahnya.

(JW/RZD)

Baca Juga