Pelayanan Penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue Berjalan Baik

Pelayanan Penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue Berjalan Baik
Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melakukan Sidak ke Pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue (Analisadaily/Muhammad Saman)

Analisadaily.com, Banda Aceh - Pelayanan kepada calon penumpang di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue (Banda Aceh) - Balohan (Sabang) maupun sebaliknya dipastikan tetap berjalan baik, meski dalam beberapa hari ini cuaca laut cenderung ekstrem.

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue untuk memastikan pelayanan penumpang tidak terkendala.

"Situasi dan kondisi cuaca seperti ini selalu kita alami setiap tahun. Karenanya, para pemangku kebijakan harus benar-benar mengikuti atau memedomani informasi dan data yang dikeluarkan lembaga yang memang membidangi ini seperti BMKG. Informasi harus disampaikan secara valid agar masyarakat dan calon penumpang paham dan memakluminya," kata Nova, Senin (24/2).

Dalam kesempatan tersebut, Nova juga mengimbau kepada seluruh pejabat publik dan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, karena dengan satu status atau pernyataan saja yang tidak bersumber dari data yang valid, maka akan menimbulkan keresahan di masyarakat luas.

"Pelabuhan Ulee Lheue adalah satu-satunya pintu masuk ke Kota Sabang. Segala kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat Sabang tentu harus melalui pelabuhan ini. Jadi, saya imbau kepada para pejabat publik dan seluruh masyarakat agar bijak dalam menggunakan medsos, sampaikan informasi dengan benar dan berdasar atas data bukan asumsi," imbau Nova.

Plt. Gubernur menjelaskan, meski cuaca ekstrim para pemangku kebijakan di pelabuhan sudah melakukan upaya penyesuaian dengan kondisi cuaca ekstrim yang terjadi di Aceh saat ini.

"Jadi, sesuai penjelasan pihak pelabuhan. Pelayaran ke Balohan selalu ada setiap hari, baik dengan kapal Roro maupun kapal cepat," terangnya.

Pada Sabtu (22/2) kapal cepat tidak berlayar, tetapi kapal Roro tetap melakukan aktivitas penyeberangan. Namun, menjelang siang atau di atas pukul 10.00 WIB, cuaca cukup ekstrem dan ketinggian ombak mencapai 2 meter lebih, maka penyeberangan dari Ulee Lheue ke Balohan hanya dibuka pagi hari saja.

“Pelabuhan ini adalah sarana vital. Karenanya, Dinas Perhubungan Aceh harus menyampaikan informasi dengan detil, benar dan berdasar data yang valid agar tidak terjadi bias informasi di masyarakat,” tegas Nova.

Pesan 3 Kapal

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan, jelas Nova, Pemerintah Aceh telah memesan tiga kapal Aceh Hebat, yang diharapkan akhir tahun ini sudah mulai beroperasi.

"Namun terkait cuaca ekstrim kita tentu selalu mengalami kondisi ini setiap tahun. Mari kita sikapi secara bijak dan ikuti kebijakan yang dikeluarkan otoritas di pelabuhan,” imbau Nova.

(MHD/RZD)

Baca Juga