Seorang guru melakukan pembelajaran jarak jauh secara daring kepada siswanya di Laboratorium Komputer SMAN 4, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/2/2022). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/tom)
Analisadaily.com, Medan - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Sumatera Utara, Kaiman Turnip mengatakan, sebanyak 345 sekolah SMA/SMK dan SLB menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) karena Covid-19.
"Jumlah sekolah SMA/SMK dan SLB 2.110, yang sudah pembelajaran jarak jauh 345 dan PTM 1.765," kata Kaiman Turnip di Asrama Haji Medan, Senin (21/2).
Dia merincikan jumlah sekolah yang menghentikan PTM yakni 157 SMK, SMA 181 dan SLB tujuh sekolah.
"SMK ada 995 sekolah, 157 jadi ini PJJ, tatap muka 838. SMA 1.062 sekolah, pembelajaran jarak jauh 181 dan tatap muka 881. SLB ada 53, PPJ 7, tatap muka 46," papar Kaiman dilansir dari Antara.
Dengan semakin banyaknya jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19, Kaiman mengatakan PPKM Sumut berpotensi naik level.
"Kemungkinan dari PPKM level 2 naik ke 3," ungkapnya.
Kata Kaiman, ada delapan daerah yang menjadi penyumbang kasus Covid-19 terbesar yakni Medan, Deli Serdang, Pematang Siantar, Simalungun, Toba, Taput, Sergai, Tebing Tinggi.
"Yang paling terendah ada di Labuhanbatu Utara," sambungnya.
Pasien positif Covid-19 di Sumut sampai 20 Februari 2022 secara kumulatif berjumlah 124.360. Sembuh 106.230, meninggal dunia 2.925 dengan jumlah spesimen 2.896.440.
Sedangkan untuk kasus harian terdapat penambahan konfirmasi positif 1.934, sembuh 661, meninggal 4 orang.
(CSP)