Pimpinan Pusat Formasi, Ibnu Kaban (kiri) (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Forum Generasi Muda Seluruh Indonesia (Formasi) menyayangkan ucapan yang dilontarkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait suara adzan.
Menurut Pimpinan Pusat Formasi, Ibnu Kaban, seharusnya Menteri Agama mendorong umat beragama agar lebih tentram dan damai dalam kehidupan bermasyarakat.
"Dari pada sibuk ngurusi suara adzan dan membanding-bandingkannya dengan gonggongan anjing yang bikin masalah tambah runyam, seharusnya Pak Menteri Agama menata dan mendorong kehidupan beragama yang tenang, aman dan damai di tengah kemajemukan," kata Ibnu di Medan, Rabu (2/3).
Menurutnya tugas utama Kementerian Agama seyogyanya mengajak semua umat beragama hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati perbedaan.
"Segala ucapan yang dilontarkan harus hati-hati, halus dan menjunjung tinggi sopan santun serta bahasa," ucapnya.
Ibnu Kaban mengungkapkan bahwa setiap kebijakan yang akan diambil juga perlu direnungkan dalam-dalam segala pandangannya.
"Ucapan-ucapan yang menyejukkanlah yang dinanti-nanti umat semua agama dari Menteri Agama," ungkapnya.
Ibnu berharap Menteri Agama bisa menjaga lisan agar tidak menimbulkan masalah baru di masyarakat.
"Karena sudah terlalu banyak masalah yang dihadapi bangsa dan negara kita ini. Jangan ditambahi lagi dengan masalah baru yang berawal dari ucapan dan kata-kata. Bersikap bijaklah, Jika pak menteri tak sanggup jadi Menteri Agama mundur saja," tandasnya.
(JW/EAL)