PWI Batubara Kecam Aksi Penganiayaan Wartawan di Madina

PWI Batubara Kecam Aksi Penganiayaan Wartawan di Madina
Penganiayaan wartawan di Madina (Tangkapan layar rekaman CCTV)

Analisadaily.com, Batubara - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batubara mengecam aksi penganiayaan terhadap salah seorang wartawan di Mandailing Natal (Madina).

Ketua PWI Batubara, Alpian menuturkan, mengecam aksi brutal para pelaku penganiayaan terhadap Jeffry Barata Lubis (42), wartawan salah satu media terbitan Medan yang bertugas di Madina menjadi korban penganiayaan dari sekelompok orang diduga dari salah satu ormas kepemudaan telah mencederai kemerdekaan pers.

“Sebab, dalam menjalankan tugas jurnalistik wartawan dilindungi oleh Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” ujarnya.

Alpian mendesak pihak kepolisian segera menangkap para pelaku penganiayaan dan para aktor intelektual yang ikut terlibat dalam peristiwa penganiayaan tersebut.

Sebelumnya dikabarkan, korban yang merupakan anggota PWI Madina ini mengalami penganiayaan pemukulan di salah satu coffee shop di kawasan Panyabungan, Jumat (4/3) sekitar pukul 19.30 WIB.

Informasi diperoleh, pemukulan ini diduga kuat terkait pemberitaan tambang emas ilegal di Madina, yang belakangan kerap diberitakan Jeffry bersama rekan-rekan wartawan lainnya.

Akibat pemukulan itu, Jeffry mengalami bengkak di pelipis wajah sebelah kanan dan mengalami luka-luka di kaki kiri.

(AP/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi