Positif Konsumsi Narkoba, 58 Orang Pengunjung Vegas Diboyong BNNK Asahan

Positif Konsumsi Narkoba, 58 Orang Pengunjung Vegas Diboyong BNNK Asahan
Kepala BNNK Asahan, Andrea Retha Zulhelfi, didampingi Kasubag Umum, Wawan Kurniawan, memaparkan hasil razia, Kamis (30/11) (Analisadaily/Arifin)

Analisadaily.com, Kisaran - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan mengamankan 58 pengunjung diskotik Vegas Kisaran yang positif mengkonsumsi narkoba, Kamis (30/11) dini hari WIB.

Kepala BNNK Asahan, Andrea Retha Zulhelfi mengatakan, adapun 58 orang yang diamankan terdiri dari 34 laki-laki dan 24 perempuan yang mana semuanya hasil tes urinenya positif narkoba.

"Ada 95 orang yang kami tes urine, namun yang positif 58 orang dan langsung kami bawa ke kantor untuk ditindaklanjuti, dalam kegiatan rajia itu tidak ada ditemukan barang bukti," kata Andrea Retha Zulhelfi di dampingi Kasubag Wawan Kurniawan saat konferensi pers di Aula BNNK Asahan.

Lebih lanjut Andrea mengatakan, razia ini merupakan implementasi dari tindak lanjut hasil rapat terbatas yang dilaksanakan antara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kepala BNN-RI, Kapolri dan Pangdam I/BB, serta semua stakeholder pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika (P4GN) yang dilaksanakan di Istana Negara pada 11 September 2023 di tingkat Kabupaten khususnya Wilayah Asahan.

"Pada rapat tersebut Sumatera Utara peringkat pertama dalam hal peredaran dan penyalahgunaan narkoba, melalui instruksi langsung dari Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Toga H. Pandjaitan kepada seluruh BNN Kabupaten Kota wilayah Sumatera Utara, BNNK Asahan melaksanakan sejumlah rangkaian deteksi dini ditempat hiburan malam," jelas Andrea.

Berdasarkan instruksi itu, BNNK Asahan bekerja sama BNNK Batubara melakukan razia untuk deteksi dini berdasarkan laporan pengaduan masyarakat lewat Call Center BNN-RI yang diteruskan secara berjenjang ke BNN Provinsi Sumatera Utara.

"Singkatnya BNN Provinsi Sumatera Utara meminta kami untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat ditempat hiburan malam seperti diskotik Vegas yang berada di Graha Kisaran," ujarnya.

Selanjutnya, dirinya mengarahkan tim pemberantasan untuk melakukan interogasi terhadap 58 orang yang diamankan. Untuk mendapatkan informasi awal tentang darimana asal muasal barang haram tersebut didapatkannya.

"Saat ini tim pemberantasan sedang melakukan interogasi terhadap 58 orang itu, dan nantinya akan dilakukan assessment medis," ujarnya.

Andrea menjelaskan, agar diketahui proses assessment medis merupakan tindakan kepada seseorang yang dilakukan tim medis klinik BNN Kabupaten Asahan, agar mengetahui sejauh mana tingkat ketergantungan seseorang.

"Hasil akhir assessment medis menentukan orang tersebut harus menjalani rawat jalan atau rawat inap dan saat ini assessment sedang berlangsung," jelasnya.

Kalau nanti hasil assessment semua pecandu ringan maka 58 orang tersebut akan dilakukan pembinaan di BNN Kabupaten Asahan oleh tim rehabilitasi yang sudah dibentuk.

"Saya sudah membentuk tim untuk melakukan rehabilitasi jalan maupun untuk inap," ujarnya.

Dia berharap kepada semua lapisan masyarakat agar dapat melaporkan kepada BNNK Asahan terkait tempat peredaran narkoba maupun hiburan malam.

"Mari sama-sama kita bersihkan Asahan dari peredaran narkoba dengan cari memberikan informasi," harapnya.

(ARI/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi