Edy Junaedi Hadiri Musrenbang Penuntasan Akses   Palas - Madina Jadi Prioritas

Edy Junaedi Hadiri Musrenbang Penuntasan Akses   Palas - Madina Jadi Prioritas
Pj Bupati Padanglawas Edy Junaedi bersama Sekda Arpan naik becak bermotor menuju acara Musrenbang Tingkat Provinsi Sumut di Medan Jumat (8/3). (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Padanglawas - Penuntasan akses jalan tembus dari desa Hapung Padanglawas menuju Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan berbelok ke Pasaman Provinsi Sumatera Barat, menjadi bahagian dari skala prioritas Pj Bupati Padanglawas Edy Junaedi Harahap.

Edy mengatakan, penuntasan akses jalan dari Hapung ke Mandailing Natal menjadi atensi serius Pemkab Padanglawas.

" Pemerintah Kabupaten Padanglawas telah menyampaikan kepada Pemprovsu supaya akses jalan dari Hapung tembus ke Madina bisa tuntas dan ditingkatkan," kata Edy Junaedi saat menghadiri Musrenbang Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Medan Jumat ( 8/3).

Edy mengungkapkan, penuntasan akses Padanglawas - Madina ssngat penting agar Bandara Madina bisa langsung dimanfaatkan warga Padanglawas.

Dikatakannya, dengan selesai akses jalan itu, konektivitas tiga daerah ini akan terbuka lebar. Jarak tempuh akan terpotong jauh.

Tentu, itu sangat menguntungkan termasuk daerah Padanglawas," sebut Edy.

Sebelumnya, pada 2017 lalu, sudah dimulai pembukaan jalan ini. Saat itu, sudah ditampung anggaran sebesar Rp 10 miliar dari pusat dan Rp 5 miliar dari provinsi.

Edy juga mengatakan, harus optimis rencana ini bisa terwujud. Dengan begitu, akses Palas ke Madina dan Pasaman akan lebih mudah.

" Jika akses ini sudah baik, bisa dibayangkan, ke Bukit Tinggi nanti bisa tembus perjalanan hanya 2,5 jam. Begitu juga ke Madina hanya satu jam," ucapnya.

Sementara itu saat menuju acara Musrenbang, penjabat ( Pj) Bupati Padanglawas Dr Edy Junaedi Harahap bersama kepala daerah yang lain, menaiki becak motor serta menggunakan pakaian adat dari rumah dinas Gubsu menuji Hotel Santika Dyandra Medan

Becak motor dipilih sebagai kenderaan kepala daerah menuju acara Musrenbang, karena becak motor masih tergolong kendaraan khas Sumut.

(ATS/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi