Dosen Polmed Gelar Edukasi Anti-Bullying di SMK Negeri 14 Medan. (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dari Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Negeri 14 Medan, Rabu (21/5/2025).
Kehadiran mereka tidak hanya memberi ruang akademik, tetapi juga memberi ruang dialektika terhadap para siswa-siswi untuk dapat membuka pola pikir dan pemikiran yang lebih luas.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) serta upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
Tim dosen Polmed hadir untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang batasan etika dalam bergaul dan cara menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung satu sama lain.
Dalam paparannya, tim pengabdian menekankan bahwa peran "Sahabat Sejati" bukan hanya sekadar teman bermain, melainkan sosok yang saling melindungi dan menghargai keberagaman.
Edukasi ini diharapkan dapat memutus mata rantai kekerasan di sekolah dan membangun karakter siswa yang lebih empati serta bertanggung jawab.
"Kami berharap melalui edukasi ini, siswa SMK Negeri 14 Medan tidak hanya memahami definisi bullying, tetapi juga memiliki keberanian untuk menjadi upstander atau orang yang berani membela teman yang tertindas, serta mampu menjaga diri dari segala bentuk kekerasan seksual,” ujar Nasrudin.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Kegiatan ini dianggap sangat relevan dengan tantangan pergaulan remaja saat ini, di mana edukasi mengenai kesehatan mental dan perlindungan diri menjadi prioritas utama demi menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi hangat antara dosen, guru, dan para siswa, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dalam menciptakan perubahan sosial yang positif dan berdampak.
Melalui kegiatan pengabdian semacam ini, civitas akademika tidak hanya menunaikan tridarma perguruan tinggi , tetapi juga menjadi bagian dari perubahan berdampak ditengah masyarakat sebagai mitra edukatif yang memberi perubahan ke arah lebih baik.(REL/WITA)











