Mahasiswa USU Wujudkan Edukasi Hidup Sehat Lewat Seminar Pemberdayaan Pelajar di SMPS GKPI Padang Bulan Medan

Mahasiswa USU Wujudkan Edukasi Hidup Sehat Lewat Seminar Pemberdayaan Pelajar di SMPS GKPI Padang Bulan Medan
Mahasiswa USU Wujudkan Edukasi Hidup Sehat Lewat Seminar Pemberdayaan Pelajar di SMPS GKPI Padang Bulan Medan (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.cpm, Medan - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari Kelompok 26 MKWK “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” sukses menyelenggarakan seminar pemberdayaan pelajar bertema “Pengelolaan Fisik dan Mental Sejak Dini” di SMPS GKPI Padang Bulan Medan, belum lama ini. Kegiatan ini disambut antusias oleh 64 siswa yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat.

Seminar ini digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan fisik dan mental pada remaja. Masa SMP dinilai sebagai fase krusial dalam pembentukan kebiasaan, cara berpikir, serta karakter yang akan memengaruhi kualitas hidup seseorang di masa depan.

Melalui edukasi yang tepat, remaja diharapkan mampu membangun pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri, mengelola emosi, serta memahami cara pencegahan penyakit sejak dini.

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa melalui proses perencanaan terstruktur mulai dari pemilihan isu kesehatan remaja, penyusunan proposal, koordinasi dengan sekolah, hingga pembagian divisi seperti acara, konsumsi, PDD, dan PTT. Mereka juga mempersiapkan materi visual, poster, video, kuis, hingga hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Pada hari pelaksanaan, kegiatan dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Mahasiswa menyampaikan materi tentang kesehatan fisik dan mental secara singkat, edukatif, dan mudah dipahami. Siswa kemudian diajak mengikuti kuis, permainan edukatif, dan sesi senam singkat. Suasana kelas dipenuhi antusiasme; siswa aktif menjawab, bertanya, serta mengikuti seluruh aktivitas dengan ceria.

Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 30–40%, mencakup pengetahuan tentang nutrisi, pentingnya tidur cukup, manajemen stres, serta cara menjaga kesejahteraan mental. Guru dan pihak sekolah merasakan langsung dampak positif kegiatan ini terhadap karakter dan motivasi belajar siswa.

Ketua Kelompok 26, Evandrew Dhartha Sinaga, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan program ini. “Para siswa sangat antusias dan aktif dalam mengikuti sosialisasi. Kami harap pengetahuan yang diberikan dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Evan.

Dosen pembimbing, Dra. Salliyanti, M.Hum, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilainya sangat bermanfaat. “Melalui program seperti ini, mahasiswa belajar berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Ini pengalaman penting yang akan mereka bawa ke masa depan,” ungkapnya.

“Sosialisasi ini sangat bagus dan berdampak positif bagi anak-anak. Mereka menjadi lebih semangat, aktif, dan mentalitas belajar semakin baik. Kami berharap program seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tambahnya.

Beberapa minggu setelah kegiatan, Kepala Sekolah kembali menegaskan bahwa siswa mengalami perubahan perilaku, termasuk menurunnya sifat malas serta meningkatnya kedisiplinan dalam belajar.

Program sosialisasi ini tidak hanya meninggalkan pengetahuan, tetapi juga inovasi baru seperti simulasi relaksasi, permainan peran untuk manajemen stres, serta rencana pembentukan “Pojok Konseling Mini” di sekolah.

Kerja sama antara mahasiswa dan SMPS GKPI Padang Bulan terwujud melalui empat aspek: perencanaan bersama, pelaksanaan, penyediaan media edukasi, dan evaluasi hasil kegiatan.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa USU berhasil menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang menarik, relevan, dan berdampak langsung bagi pelajar.

Dengan terselenggaranya seminar ini, seluruh pihak berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya kesehatan fisik dan mental. Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah maupun kampus lain untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang membawa perubahan positif bagi masyarakat.

(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi