Revitalisasi Menghabiskan Rp497 Miliar: Antonius D Tumanggor Soroti Sarana di Lapangan Merdeka Masih Banyak Rusak

Revitalisasi Menghabiskan Rp497 Miliar: Antonius D Tumanggor Soroti Sarana di Lapangan Merdeka Masih Banyak Rusak
Revitalisasi Menghabiskan Rp497 Miliar: Antonius D Tumanggor Soroti Sarana di Lapangan Merdeka Masih Banyak Rusak (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Revitalisasi Lapangan Merdeka sampai saat ini masih saja diributi warga Kota Medan. Sebab, hasil dari pembangunan yang menghabiskan anggaran Rp497 miliar melalui skema multiyears, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan tersebut tidak sebanding dana yang telah dihabiskan dengan hasilnya.

Bahkan, anggota Komisi IV DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor menyaksikan dengan mata kepala sendiri betapa kerusakan masih banyak terjadi di sana sini.

"Jadi sudah sejauh mana pembangunan Lapangan Merdeka saat ini. Pasalnya Pemko terus mengucurkan dana untuk pembangunan Lapangan tersebut. Media juga tidak hentinya meributi terus namun sampai sekarang tidak ada solusinya," tanya Antonius Devolis Tumanggor yang ditujukan kepada Kadis Perkimcitaru Kota Medan Jhon Ester Lase dalam Rapat Kerja Triwulan IV Komisi IV DPRD Medan dengan Perkimcitaru, Senin (5/1/2026) di ruang Komisi IV DPRD Medan.

Diakui politisi NasDem tersebut, jika ia pernah di Lapangan Merdeka ketika malam hari dan hujan. "Saya lihat plafonnya bocor dan masuk air. Jadi sudah sampai di mana persoalannya. Lalu banjir yang melanda Medan 27 November 2025, drainase juga tidak terarah," tanyanya.

Tidak hanya menyoroti revitalisasi Lapangan Merdeka, Ketua Umum DPW Sopo ATRestorasi itu juga mempertanyakan terkait pembebasan lahan untuk mengatasi banjir di Medan.

"Sampai sekarang masih banyak yang tidak dibayar. Sementara Wali Kota Medan sedang galak-galaknya membuat kolam retensi. Apalagi belakangan ini kita mengalami bencana. Lalu mengenai rencana gambar rumah warga yang terdampak banjir, apakah mendapat ganti rugi. Di kawasan kediaman saya di Sei Agul terendam hingga 1,5 meter. Jadi bagaimana solusi Perkim terkait dampak banjir tersebut terhadap warga yang menjadi korban," tegas Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan itu.

Kadis Perkimcitaru Jhon Ester Lase mengaku bahwa pembangunan di Lapangan Merdeka pada prinsipnya sudah selesai. Namun sedang dalam proses pemeliharaan.

"Kemarin ada sedikit keterlambatan karena kasus banjir November 2025, ada beberapa waktu keterlambatan untuk tahap ketiga. Namun pada prinsipnya sudah selesai," jawabnya

Mengenai banjir di Lapangan Merdeka, lanjutnya, air masuk dari pintu depan, masuk ke dalam. Dalam kondisi tersebut lampu listrik mati hingga pompa tidak dapat membuang air keluar sehingga banjir di bawah.

"Saat diperiksa tidak ada masalah," katanya dengan enteng.l kemudian menambahkan ke depan, kita akan menambah pompa khusus antisipasi mati lampu. Jadi tidak ada masalah di situ.

"Sekarang sudah tidak lagi masalah," ulangnya lagi.

Mendengar jawaban itu, Antonius merasa tidak puas sebab ia melihat sendiri plafon bangunan di Lapangan Merdeka itu masuk air.

"Di belakang panggung itu belum selesai sampai bawah, jadi apa yang sudah siap, saya lihat sendiri. Belum lagi eskalator, kamar mandi maupun tenant yang akan digunakan untuk berdagang," hardiknya bernada kesal.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi