Rumah rusak akibat bencana alam terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh akibat bencana banjir pada November 2025. (Analisadaily/Irin Juwita)
Analisadaily.com, Medan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 11.943 rumah mengalami kerusakan berat akibat bencana alam yang terjadi di provinsi itu sepanjang 2025.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan ribuan rumah yang rusak berat tersebar di 24 kabupaten/kota di Sumut.
"Sedangkan rumah rusak sedang akibat bencana alam mengakibatkan 5.919 unit yang tersebar di 25 kabupaten/kota, rumah rusak ringan tercatat 6.712 unit yang juga tersebar di 25 kabupaten/kota," kata Sri, Rabu (7/1/2025).
BPBD Sumut juga mencatat rumah yang terendam atau tertimbun tercatat sebanyak 320.760 unit. Bencana sepanjang 2025 mengakibatkan 380 korban meninggal dunia, 231 luka-luka dan 66 dinyatakan hilang "Total terdampak tercatat 1.934.396 jiwa dan 209.644 pengungsi," ujarnya.
Pada Januari- Desember 2025, BPBD Sumut mencatat bencana alam yang terjadi di provinsi tersebut tercatat sebanyak 623 kejadian yang di 33 kabupaten/kota.
Kebakaran hutan dan lahan tercatat mendominasi yang terjadi sebanyak 232 kejadian dan disusul cuaca ekstrem dengan 152 kejadian.
Bencana banjir dan tanah longsor tercatat sebanyak 122 dan 107 kejadian, kekeringan dan gelombang panas masing-masing empat kejadian dan gempa bumi satu kejadian.
Data tersebut, katanya, berdasarkan laporan kejadian bencana dari BPBD kabupaten/kota yang disampaikan melalui pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana atau PUSDALOPS yang selanjutnya di input pada aplikasi yang telah disediakan.
(ANT/WITA)