Tembus 428 Ribu Penumpang, Bandara Kualanamu Sukses Kawal Arus Nataru dengan Layanan 'Humanis' (Analisadaily/Kali A Harahap)
Analisadaily.com, Kualanamu – PT Angkasa Pura Aviasi resmi menutup Posko Pengendalian Transportasi Udara Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) pada Senin, 5 Januari 2026.
Selama 18 hari masa siaga, bandara kebanggaan Sumatera Utara ini mencatatkan performa gemilang dengan melayani ratusan ribu penumpang. Tercatat sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 428.671 penumpang melintasi terminal Kualanamu.
Tingginya animo masyarakat untuk berlibur juga tercermin dari trafik pesawat yang mencapai 3.648 pergerakan, menunjukkan mobilitas udara yang tetap tinggi di penghujung tahun.
Tahun ini, PT Angkasa Pura Aviasi melakukan pendekatan berbeda. Selain fokus pada aspek keselamatan dan keamanan yang ketat, manajemen mengedepankan sisi customer experience melalui rangkaian thematic event.
Sepanjang periode liburan, sudut-sudut terminal dihiasi alunan live music untuk mencairkan suasana padatnya arus penumpang. Tak hanya itu, kejutan berupa pembagian kado spesial juga diberikan secara langsung kepada para pengguna jasa.
Momentum paling berkesan terjadi saat pergantian tahun. Penumpang pada penerbangan terakhir (last flight) 2025 dan penerbangan pertama (first flight) 2026 disambut secara istimewa dengan pemberian suvenir eksklusif oleh manajemen.
"Pencapaian angka 428.671 penumpang ini harus diimbangi kualitas layanan. Kami ingin Kualanamu bukan sekadar tempat transit, tapi bagian dari kenangan manis perjalanan liburan pengguna jasa," ujar Dedy Sri Cahyono, Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi.
Kesuksesan operasional yang kondusif ini disebut sebagai hasil kolaborasi solid antar-stakeholder. Dedy menekankan bahwa sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Otoritas Bandara, AirNav, hingga maskapai dan ground handling menjadi kunci kelancaran arus mudik dan balik kali ini.
Dengan ditutupnya posko Nataru, PT Angkasa Pura Aviasi menyatakan kesiapannya memasuki tahun 2026 dengan semangat baru. Perusahaan berkomitmen terus meningkatkan standar operasional demi mendukung konektivitas udara serta pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara.
(KAH/RZD)