Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh peserta, Awaluddin Siregar (54), yang beralamat di Jalan Alboin Hutabarat, kota Padangsidimpuan.
Awaluddim adalah seorang wiraswasta yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), berhasil menjalani pengobatan penyakit jantung hingga operasi pemasangan tiga cincin jantung tanpa dipungut biaya.
Istri Awaluddin, Afrida Erni Pohan (53), yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tinggal di Jalan Alboin Hutabarat, Hanopan Sibatu, menceritakan awal mula suaminya mengalami keluhan serius. Saat berada di rumah, Awaluddin tiba-tiba merasakan sesak nafas disertai keringat dingin.
“Melihat kondisinya seperti itu, saya langsung membawa suami ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit,” ujar Afrida.
Setibanya di IGD, Awaluddin langsung mendapatkan penanganan medis dan harus menjalani perawatan intensif selama dua malam di ruang ICU. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, dokter menyatakan Awaluddin mengidap penyakit jantung dan perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dokter kemudian merujuk Awaluddin ke Rumah Sakit Murni Teguh, Medan. Di rumah sakit tersebut, Awaluddin menjalani tindakan operasi pemasangan tiga cincin (ring) jantung sekaligus. Pasca operasi, ia masih harus menjalani perawatan selama empat hari sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
“Mulai dari pertama masuk rumah sakit sampai pulang, semuanya gratis dan ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan,” ungkap Afrida.
Afrida juga menyampaikan bahwa pelayanan rumah sakit yang diterima suaminya sangat memuaskan.
“Pelayanannya baik, dari rumah sakit murni teguh di Medan sampai pulang ke rumah semuanya gratis dan pelayanan mantap,” tambah Afrida.
Setelah menjalani operasi, dokter memberikan beberapa pesan penting kepada Awaluddin, di antaranya larangan total untuk merokok serta menghindari makanan berlemak demi menjaga kondisi kesehatan jantungnya.
Saat ini, kondisi kesehatan Awaluddin terus menunjukkan perkembangan positif. Ia sudah dapat berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari, meskipun masih merasakan sedikit lemas. Dokter pun menyarankan agar Awaluddin rutin melanjutkan pengobatan dan mengambil obat sebulan sekali ke rumah sakit.
Selama masa pengobatan, Afrida menegaskan tidak pernah diminta biaya tambahan apa pun. Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan.
“Tidak ada pesan khusus, karena pelayanannya sudah sangat bagus. Terima kasih untuk BPJS Kesehatan yang sudah menanggulangi kesehatan masyarakat, terutama kami yang sudah merasakan manfaatnya,” tutupnya.











