Sambangi Korban Banjir, KH Bachtiar Nasir Salurkan Bantuan dan Semangat bagi Alumni Timur Tengah di Aceh (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Aceh - Ketua Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), KH Bachtiar Nasir (UBN), melakukan kunjungan emosional ke Aceh Tamiang untuk menemui para alumni Timur Tengah yang menjadi korban banjir bandang.
Tidak hanya membawa bantuan logistik dan uang tunai, kehadiran UBN bertujuan membangkitkan mental para pendakwah yang kini tengah terpuruk akibat bencana.
Dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung pada Kamis (15/1), tercatat sebanyak 21 dari 25 alumni Timur Tengah di wilayah tersebut hadir.
Seluruhnya merupakan korban terdampak banjir yang kehilangan harta benda serta mengalami kerusakan tempat tinggal.
Kondisi di lapangan menunjukkan dampak bencana yang masih cukup parah. Ahmad Nabawi, seorang alumni asal Mesir tahun 2010, mengaku secara mental masih tergoncang melihat kondisi rumahnya yang tertutup lumpur dan akses jalan yang rusak berat.
"Secara kondisi kami sangat tidak baik-baik saja, namun kami tidak sampai hati untuk menyampaikan bahwa kami membutuhkan bantuan. Inilah dilema kami hari ini," ungkap Ahmad, Jumat (16/1).
Hal senada disampaikan oleh Ustadz Marwan Ismail, alumni Libya tahun 1998 yang kini menetap di Kampung Tanah Terban.
Ia menjelaskan bahwa rusaknya bangunan rumah dan infrastruktur jalan menjadi hambatan besar bagi mereka untuk melanjutkan aktivitas dakwah kepada masyarakat.
Sebagai Pembina Laznas AQL Peduli, KH Bachtiar Nasir secara langsung menyerahkan bantuan yang beragam, mulai dari barang-barang kebutuhan pokok hingga bantuan uang tunai (cash) untuk meringankan beban para korban.
"Kami sangat berbahagia dan senang sekali dikunjungi langsung oleh Ketua JATTI dari Jakarta. UBN telah memberi bantuan, dan kami mengucapkan Alhamdulillah. Semoga apa yang disalurkan dapat memberikan semangat bagi kami para korban banjir untuk lebih bergerak lagi dalam dakwah," tutur Ustadz Marwan.
Kunjungan UBN di Aceh Tamiang ini merupakan rangkaian dari agenda pemantauan bantuan pascabencana.
Setelah dari Aceh Tamiang, UBN dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke IDI dan Aceh Timur guna mengecek kesiapan serta penyaluran logistik di Posko Laznas AQL Peduli yang ada di sana.
Melalui aksi ini, UBN berharap para 'Duta Timur Tengah' di Aceh dapat segera pulih, baik secara ekonomi maupun mental, sehingga peran mereka sebagai penggerak moral di tengah masyarakat dapat kembali berjalan normal.
(JW/RZD)