Kisah Pedagang Kecil: Jualan Tela-tela dan Roti Bakar untuk Menyambung Hidup

Kisah Pedagang Kecil: Jualan Tela-tela dan Roti Bakar untuk Menyambung Hidup
Ilustrasi tela-tela. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi pedagang kecil, Ibu Suryani atau sering dipanggil Ibu Ici memilih bertahan melalui usaha sederhana dengan menjual tela-tela, bakso, dan roti bakar. Usaha tersebut telah ia jalani selama kurang lebih dua tahun dan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi kehidupannya sehari-hari.

Ibu Suryani melayani pembeli dari berbagi kalangan, mulai dari anak-anak sekolah tingkat SD dan SMA hingga masyarakat umum. Aktivitas berjualannya dilakukan pada pagi hari pada pukul 10.00 WIB, menyesuaikan dengan jam istirahat anak sekolah dan aktivitas warga sekitar.

Dalam keseharian Ibu Suryanimenjalani aktivitas secara mandiri. Kesederhanaan dan sikap ramah menjadi ciri khasnya dalam berinteraksi dengan pelangganmaupun lingkungan sekitar.

Awalnya, Ibu Suryani menjualkan dagangannya di kawasan kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Namun menurut pengakuannya, lokasi tersebut tidakmemberikan keuntungan yang optimal. Pendapatan yang diperoleh dinilai tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan setiap hari.

"Berjualan di kampus kurang menguntungkan, sehingga saya memutuskan untuk pindah dan berjualan di rumah," ujar Ibu Suryani saat diwawancarai awak magang Analisadaily.

Keputusan untuk memindahkan lokasi berjualan ke rumah dinilai lebih efektif. Selain mengurangi biaya operasional, lokasi tersebut juga memudahkan pelanggan sekitar untuk membeli dagangannya secara langsung.

Bagi Ibu suryani usaha berjualan cemilan bukan hanya sekadar mencari penghasilan, tetapi juga menjadi bagian dari rutinitas hidup yang dijalani dengan penuh ketekunan. Meski harus menghadapi berbagai keterbatasan, ia tetap berusaha bertahan tanpa banyak mengeluh.

Melalui usaha kecil ini, Ibu suryani berharap dagangannya dapat terus berjalan dan memberikan kestabilan ekonomi. Ia juga berharap adanya perhatian dari berbagai pihak terhadap pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha mikro, khususnya di lingkungan permukiman dan sekitar kampus.

Berita kiriman dari: Ricky Ananda

Baca Juga

Rekomendasi