Mandirikan Ekonomi Keluarga, Dosen FEB UMSU Bekali Ibu-Ibu ‘Aisyiyah Marelan Pelatihan Wirausaha Kreatif

Mandirikan Ekonomi Keluarga, Dosen FEB UMSU Bekali Ibu-Ibu ‘Aisyiyah Marelan Pelatihan Wirausaha Kreatif
Mandirikan Ekonomi Keluarga, Dosen FEB UMSU Bekali Ibu-Ibu ‘Aisyiyah Marelan Pelatihan Wirausaha Kreatif (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan – Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi umat, tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FEB UMSU) menggelar program pengabdian masyarakat bagi anggota Ranting ‘Aisyiyah Marelan-I.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (8/1), difokuskan pada pengembangan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif.

Program ini merupakan bagian dari Hibah Riset Nasional Muhammadiyah (Risetmu) Batch IX Tahun 2025.

Di bawah kepemimpinan Sri Endang Rahayu, S.E., M.Si., tim dosen UMSU berupaya mengubah ibu-ibu pengajian menjadi pelaku usaha yang terampil dan melek teknologi.

Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi langsung terjun dalam praktik pembuatan buket bunga (bouquet) sebagai produk ekonomi kreatif yang bernilai jual tinggi.

Selain keterampilan teknis, pelatihan ini mencakup tiga pilar utama manajemen usaha, yautu Ekonomi Kreatif, memberikan keterampilan dasar untuk memulai usaha dari rumah. Pemasaran Digital, membekali ibu-ibu dengan strategi promosi di media sosial agar mampu bersaing di era teknologi. Dan, Manajemen Keuangan, melatih pencatatan keuangan sederhana untuk memastikan usaha berjalan transparan dan berkelanjutan.

Ketua Ranting ‘Aisyiyah Marelan-I, Ibu Siti Alita, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, ilmu yang didapat sangat krusial untuk membantu pendapatan dapur keluarga serta memperkuat ekonomi organisasi.

"Dengan adanya program ini, ke depannya ibu-ibu 'Aisyiyah dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Kami berharap segera terbentuk Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah (BUEKA) di Ranting Marelan-I," ungkap Siti Alita.

Melalui sinergi antara akademisi dan komunitas ini, FEB UMSU berharap dapat mendorong lahirnya kelompok usaha bersama yang mandiri, sehingga Ranting ‘Aisyiyah tidak hanya menjadi pusat kegiatan dakwah keagamaan, tetapi juga motor penggerak ekonomi warga.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi