Rangkaian Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe melalui pelaksanaan operasi di Rumah Sakit Mata Mencirim 77 Medan (Analisadaily/Reza Perdana)
Analisadaily.com, Medan - Rangkaian Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe melalui pelaksanaan operasi di Rumah Sakit Mata Mencirim 77 Medan digelar pada 25 hingga 26 Januari 2026.
Kegiatan di Kota Medan menjadi penutup program setelah sebelumnya sempat tertunda akibat bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Batang Toru dan sekitarnya.
Secara keseluruhan, Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe digelar di 5 lokasi di Sumatera Utara (Sumut) dan berhasil memulihkan 1.465 mata katarak pada 1.357 pasien.
Rinciannya, RS Bhayangkara Batang Toru, Tapanuli Selatan (586 mata), RSUD Pandan, Tapanuli Tengah (71 mata), RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan (328 mata), RS Mata Pematangsiantar (369 mata), dan RS Mata Mencirim 77 Medan (111 mata).
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah mengatakan, pelaksanaan operasi di Medan merupakan bentuk komitmen perusahaan menuntaskan program sekaligus menepati janji kepada para pasien yang terdampak penundaan jadwal pada November 2025.
“Saat bencana terjadi di Desa Garoga, Batang Toru dan sekitarnya, PTAR bersama pemerintah daerah dan instansi terkait mengalihkan fokus serta sumber daya untuk tanggap darurat, mulai dari pembukaan akses jalan, posko pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik,” kata Christine, Senin (26/1/2026).
Sejak November 2025, sekitar 111 warga Medan dan sekitarnya telah terdaftar dan menunggu jadwal operasi. Setelah situasi darurat terkendali, PTAR bersama RS Mata Mencirim 77 sepakat melanjutkan operasi pada Januari 2026 sebagai rangkaian penutup program.
Christine Pepah menjelaskan, program ini ditujukan untuk membantu masyarakat penderita katarak yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan mata, sehingga dapat kembali beraktivitas secara mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
"Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, yakni menjamin kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di segala usia," terangnya.
Direktur Rumah Sakit Mata Mencirim 77 Medan, dr. Syarifuddin A., Sp.M, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin dengan PTAR.
“Ini sudah kerja sama keempat kami dengan PT Agincourt Resources. Koordinasi dan sistemnya terus membaik. Tidak ada yang mendominasi, semuanya bersinergi dengan satu tujuan utama, yaitu kepuasan dan keselamatan pasien,” terangnya.
Menurut dr. Syarifuddin, jumlah penderita katarak ke depan diperkirakan masih akan terus meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup masyarakat.
“Katarak merupakan penyakit degeneratif. Karena itu, operasi katarak yang dilakukan oleh pihak swasta sangat perlu diperbanyak. Jika hanya mengandalkan fasilitas pemerintah, kemungkinan besar tidak akan tertampung,” paparnya.
Program Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe telah dilaksanakan 11 kali sejak 2011.
Hingga kini, tercatat 13.638 mata katarak pada 12.041 pasien telah berhasil dioperasi, menjangkau masyarakat di berbagai daerah Sumut seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padanglawas, Mandailing Natal, Pematangsiantar, Deliserdang, Medan, hingga Nias.
(RZD)