Sempat Viral, BBKSDA Tegaskan: Satwa Yang Ditemukan Tewas Ditabrak Ternyata Macan Dahan

Sempat Viral, BBKSDA Tegaskan: Satwa Yang Ditemukan Tewas Ditabrak Ternyata Macan Dahan
Tim Gabungan saat membongkar kuburan satwa yang tewas ditabrak kendaraan di Jalinsum, Sipanganbolon Girsang, Simalungun guna memastikan jenis satwa, ternyata satwa yang mati macan dahan, bukan harimau Sumatera. (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut memastikan satwa yang kabarnya mati ditabrak kendaraan di sekitar Jembatan Sisera-Sera Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Girsangsipangan Bolon, Simalungun adalah Macan Akar (Prionailurus Bengalensis). Bukan anakan Harimau Sumatera sebgaimana yang viral di media sosial (Medsos).

"Setelah dilakukan pembongkaran dan hasil identifikasi oleh petugas, dapat dinyatakan bahwa satwa tersebut bukan Harimau Sumatera melainkan Macan Akar (Prionailurus Bengalensis),"jelas Kabag TU BBKSDA Sumut, Andar Abdi Saragih dalam pesan siaran persnya yang diterima Analisadaily.com, Senin (26/1/2026).

Lebih jauh, pada 25 Januari 2026 Seksi KSDA Wilayah III Kisaran mendapat laporan adanya satwa liar jenis Harimau Sumatera yang tertabrak di sekitar Jembatan Sisera-sera, Jalan Lintas Sumatera Kecamatan, Girsangsipangan Bolon.

Informasi awal diterima dari pengguna jalan sekitar pukul 06.30 WIB dan segera diteruskan kepada Bapak Jhonny Butar-Butar (Masyarakat Girsang II) yang selanjutnya dilaporkan ke Kepala Lingkungan, Mardame Sinaga.

Menindaklanjuti informasi itu, Kepala lingkungan bersama masyarakat melakukan pengecekan ke lokasi sekitar pukul 07.00 WIB dan sekitar pukul 07.30 WIB disusul kehadiran Kepala Kelurahan dan di Pukul 08.30 WIB turut hadir jugaKapolsek Parapat di TKP. Pada pukul 09.00 WIB atas arahan Kapolsek Parapat bangkai satwa tersebut dikuburkan.

Sekitar pukul 10.30 WIB Petugas Resor ANECC dan C.A Batu Gajah tiba dilokasi, namun tidak menemukan bangkai tersebut karena sudah dikubur dan selanjutnya di Pukul 12.30 Kepala Resor ANECC dan CA Batu Gajah dan Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran tiba di lokasi.

"Untuk kepentingan penanganan lanjutan dan untuk memastikan jenis satwa tersebut, tim gabungan yaitu Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran, Kepala Resor ANECC dan CA Batu Gajah, Ipda Girsang Sinaga selaku Kanit Reskrim Polsek Parapat dan Rudi Sinaga selaku Lurah Girsang II menyaksikan pembongkaran kembali kuburan bangkai satwa pada pukul 12.56 WIB.

Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran menyampaikan kepada Lurah dan pihak Kepolisian untuk menginformasikan ke masyarakat bahwa satwa yang ditemukan bukan Harimau Sumatera.

Selanjutnya bangkai tersebut dibawa Tim ke Kantor Resor ANECC dan CA Batu Gajah untuk dikubur dan pada pukul 14.47 WIB bangkai satwa tersebut dilakukan penguburan kembali secara resmi oleh Kepala dan staf Resor ANECC dan CA Batu Gajah sesuai dengan prosedur penanganan satwa liar.Kegiatan berjalan aman dan kondusif dengan koordinasi lintas instansi.

(YY)

Baca Juga

Rekomendasi