Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, berfoto bersama usai menyerahkan sembako untuk warga terdampak bencana di Langkat. (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tanjung Pura – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kantor Wilayah Sumatera Utara (Kanwil Sumut) melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Bakti sosial mengusung tema “Imigrasi Mengabdi, Pulihkan Negeri – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan”, dengan menyalurkan 10.000 paket sembako kepada masyarakat. Penyaluran bantuan dipusatkan di Stadion Nur Cahaya, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, serta dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Tercatat sebanyak 17 desa dari 10 kecamatan di Kabupaten Langkat menerima manfaat bantuan tersebut. Desa dan kelurahan penerima bantuan antara lain Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Desa Perkubuan, Desa Teluk Bakung, Desa Serapuh Asli, Desa Pematang Tengah, Desa Paya Pruput, Desa Baja Kuning, Desa Pantai Cermin, Desa Pematang Serai, Desa Pulau Banyak, Desa Pematang Cengal, Desa Pematang Cengal Barat, Desa Karya Maju, Desa Tapak Kuda, Desa Bubun, dan Desa Kwala Serapuh.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan upaya menghidupkan kembali budaya kepedulian dan gotong royong di lingkungan Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Budaya kepedulian terhadap sesama harus kita pulangkan. Kalau satu orang berbuat baik, tentu manfaatnya akan semakin besar jika dilakukan dalam satu kesatuan yang besar. Di Imigrasi dan Pemasyarakatan ada sekitar 65 ribu pegawai. Bayangkan jika seluruhnya terlibat dalam kegiatan kebaikan, maka manfaatnya akan sangat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Agus.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Presiden hingga perangkat desa, memiliki tanggung jawab utama untuk melayani masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.
“Presiden sebagai kepala pemerintahan, dibantu para menteri, gubernur, bupati, wali kota hingga lurah, seluruh institusi itu hadir untuk melayani masyarakat dan menjadi bagian dari resolusi atas persoalan rakyat,” katanya.
Menurut Agus, perhatian Presiden terhadap masyarakat tercermin dari berbagai program yang berpihak kepada rakyat, seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, serta program ketahanan pangan.
“Banyak program Presiden yang berpihak kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak diri saya sendiri dan semua pihak yang memiliki keberuntungan untuk bergandengan tangan membantu yang lemah. Program MBG sudah banyak menyerap hasil pangan kita. Jika ada masyarakat yang mampu, mari berkolaborasi mengangkat yang belum mampu, agar kesejahteraan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga memberi manfaat bagi yang lain,” lanjutnya.
Agus berharap bantuan 10.000 paket sembako yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak bencana di Langkat.
Selain di Sumatera Utara, bakti sosial Imigrasi juga dilakukan di berbagai daerah terdampak bencana lainnya Aceh, Sumut dan Padang, khusus dalam rangka peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76.
“Kami berupaya untuk tetap hadir dan berkontribusi membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Total bantuan yang berhasil kami kumpulkan mencapai sekitar Rp4 miliar, termasuk hasil panen raya dan sumbangan dari jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Saya juga meminta agar bantuan tidak hanya diberikan kepada korban bencana, tetapi juga kepada warga yang membutuhkan akses air bersih,” tutup Agus.
Sementara itu Bupati Langkat, Syah Afandin, mengapresiasi dan bersyukur Kemenimipas menggelar Hari Bhakti nya di Langkat dengan berbagi paket sembako ke warganya yang terdampak banjir.
"Atas nama masyarakat Langkat kami berterima kasih dan musibah ini juga menjadi berkah kami bisa bersilaturahmi dengan pemimpin di pusat. Semoga ini menjadi penambah semangat kami," ungkapnya.
(WITA)