Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan bagi Korban Banjir Langkat

Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan bagi Korban Banjir Langkat
Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan bagi Korban Banjir Langkat (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Besitang - Pemerintah Kabupaten Langkat yang dipimpin Bupati Syah Afandin kembali menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat terdampak banjir. Melalui koordinasi dan komunikasi intensif pascabencana, Pemkab Langkat berhasil menghadirkan kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI yang membawa berbagai bantuan strategis.

Bupati Syah Afandin menerima langsung kunjungan tersebut dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan penanganan pascabencana banjir.

Kegiatan dipusatkan di Kantor Camat Besitang, salah satu wilayah yang terdampak paling parah dari banjir yang melanda 16 kecamatan di Kabupaten Langkat.

Kunjungan kerja dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI selaku Ketua Tim, Ansory Siregar, bersama delapan anggota, yakni Ina Amalia, Wibowo Prasetyo Wibowo, Hendro Hermono, F. Alimudin Kolatlena, Dini Rahmania, M. Hidayat Nur Wahid, Sudian Noor, serta M. Nasir selaku Kasubbag Sekretariat Komisi VIII DPR RI beserta staf ahli.

Afandin, yang akrab disapa Bang Ondim, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus refleksi atas musibah banjir yang terjadi.

“Bencana banjir menjadi peringatan bagi kita untuk memperbaiki tata kelola serta meningkatkan rasa syukur dan keimanan,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Ondim juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Komisi VIII DPR RI. Menurutnya, kehadiran langsung para wakil rakyat sangat berarti bagi masyarakat Langkat, khususnya warga Besitang yang kehilangan rumah, lahan pertanian rusak, ternak mati, serta mata pencaharian terhenti akibat banjir.

“Bantuan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat kami yang terdampak. Masih banyak saudara-saudara kami yang membutuhkan uluran tangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Komisi VIII DPR RI Ansory Siregar menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penanganan pascabencana. Ia juga mengapresiasi sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Kementerian Agama RI, BNPB, BAZNAS RI, serta Pemerintah Kabupaten Langkat dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi, sehingga kami dapat melihat langsung penanganan pascabencana di Langkat,” kata Ansory.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VIII DPR RI menyerahkan berbagai bantuan. Dari BNPB disalurkan mobil water treatment, mobil dapur lapangan, kendaraan roda tiga, perahu dan mesin, tenda pengungsi dan tenda keluarga, pompa air, light tower, chainsaw, perangkat Starlink, genset, perlengkapan logistik, toilet portabel, serta alat kebersihan. Selain itu, diserahkan satu unit truk serbaguna senilai Rp803 juta.

Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan logistik bencana dan bantuan atensi dengan total nilai Rp461.435.796. BAZNAS RI turut memberikan paket logistik keluarga serta bantuan untuk rumah ibadah Gereja Katolik St. Paulus Pangkalan Brandan senilai Rp100 juta.

Sementara itu, Kementerian Agama RI masing-masing menyalurkan Rp100 juta untuk Pesantren Nur Asri Abadan Kecamatan Stabat, Pesantren MA Ulumul Quran Kecamatan Stabat, dan Pondok Pesantren Hidayatul Islam Kecamatan Babalan.

Komisi VIII DPR RI juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI/Polri, relawan kemanusiaan, organisasi sosial, hingga dunia usaha yang telah bekerja tanpa lelah dalam proses evakuasi, pendataan, distribusi logistik, serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

(HPG/WITA)

Baca Juga

Rekomendasi