Analisadaily.com, Medan - Menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026, masyarakat Sumatera Utara (Sumut) mendapatkan kabar segar. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan bahwa stok berbagai bahan pangan pokok di wilayahnya saat ini berada dalam posisi surplus.
• Operasi Pasar Kreatif: Penjualan paket murah (bundling) beras SPHP dengan cabai merah.
• Penguatan Logistik: Pembangunan tiga unit cold storage di daerah produsen dan konsumen serta solar dryer dome (kubah pengering tenaga surya) pada tahun 2026 ini.
• Pengawasan Ketat: Melakukan sidak pasar rutin, monitoring distribusi, dan penetapan Toko Pantau Inflasi.
Meskipun angka inflasi di Sumut dinilai cukup tinggi akibat faktor cuaca dan bencana, kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut mendapat apresiasi dari pusat. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Hanif Dhakiri, menilai sinergi antara Pemprov Sumut dengan Bank Indonesia berjalan sangat solid. “TPID Sumut kinerjanya cukup baik. Sinergi dengan Bank Indonesia berjalan, operasi pasar dan monitoring harga pun aktif. Hal-hal positif ini harus terus dipertahankan demi menjaga daya beli masyarakat,” pungkas Hanif.(RZD)









