31 Ketua DPD Kabupaten/Kota Komitmen dan Tak Akan Berpaling Menangkan Andar Amin di Musda XI Golkar Sumut (Analisadaily/Reza Perdana)
Analisadaily.com, Medan - Sebanyak 31 Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota Partai Golkar se-Sumatera Utara (Sumut) komitmen dan tak akan berpaling memenangkan Andar Amin Harahap menjadi Ketua DPD Golkar Sumut.
Komitmen itu disampaikan langsung oleh 31 Ketua DPD Kab/Kota menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Sumut di JW Marriot Hotel, Kota Medan, Sabtu malam (31/1/2026).
“Kami DPD Golkar se-Sumatera Utara, besok (Minggu, 1 Februari 1026) akan melaksanakan Musda. Kami akan tetap mendukung Andar Amin sebagai Ketua Golkar Sumatera Utara periode 2025-2030,” ucap para Ketua DPD Kab/Kota Golkar tersebut secara serentak.
Diketahui, arus dukungan terhadap Andar Amin Harahap untuk memimpin DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) semakin menguat. Mantan Bupati Padang Lawas Utara tersebut secara resmi telah mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Jumat (30/1/2026).
Tidak sekadar mengembalikan berkas, Andar Amin membawa "modal" kuat berupa dukungan mayoritas dari pemilik hak suara.
Tim pemenangan mengklaim telah mengantongi 33 dukungan dari total 39 pemilik suara sah. Jumlah ini jauh melampaui syarat minimal 30 persen yang ditetapkan panitia. 30 Dukungan berasal dari DPD tingkat kabupaten/kota. 3 Dukungan tambahan berasal dari Asta Karya, organisasi pendiri/didirikan, serta dukungan dari Langkat.
Meskipun dukungan mengalir deras, Yasyir Ridho Loebis selaku perwakilan tim pemenangan menjelaskan bahwa ada 4 suara yang dipastikan netral. Hal ini mengikuti arahan Plt Ketua Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
"Atas saran Plt Ketua, instrumen seperti DPP, DPD, AMPG-KPPG, dan Dewan Pertimbangan tidak memberikan dukungan kepada siapapun demi menjaga netralitas," ujar Yasyir Ridho.
Yasyir Ridho juga menekankan pentingnya suasana kondusif dalam kontestasi politik internal ini. Ia berharap Musda XI tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga pesta demokrasi yang positif.
"Kita berdoa, mudah-mudahan Musda kali ini bisa kita lakukan dengan riang gembira," pungkasnya.
(RZD)