Usul Nama ‘Kampung Haji Prabowo’ di Makkah: Pemuda Masjid Dunia Dorong Penguatan Identitas Nasional (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Jeddah – Organisasi Pemuda Masjid Dunia secara resmi mengusulkan penamaan kawasan Perkampungan Haji Indonesia di Makkah menjadi “Kampung Haji Indonesia Prabowo”.
Usulan ini mencuat di tengah rangkaian kunjungan lintas negara yang dilakukan oleh pimpinan organisasi tersebut ke wilayah Timur Tengah.
Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk Said Aldi Al Idrus, menyatakan bahwa usulan ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat sipil untuk mempertegas kehadiran negara bagi jamaah haji di Tanah Suci.
Menurutnya, fasilitas tersebut bukan sekadar penginapan, melainkan simbol perlindungan dan pelayanan negara.
Dalam keterangannya pada Selasa (3/2/2026), Datuk Said menjelaskan bahwa penyematan nama "Prabowo" bukan semata-mata personalisasi fasilitas publik, melainkan sebuah penghormatan simbolis.
"Nama Indonesia tetap menjadi unsur utama. Penambahan nama Prabowo adalah bentuk apresiasi atas kepemimpinan nasional yang memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas haji. Ini adalah simbol historis dan etis yang tetap menjunjung asas netralitas," ujar Datuk Said yang juga menjabat Ketua Umum PP AMPG.
Pemuda Masjid Dunia menekankan bahwa usulan ini telah dikaji dari berbagai sudut pandang:
- Hukum Administrasi: Penamaan fasilitas publik merupakan ranah kebijakan pemerintah yang sah selama dilakukan melalui mekanisme resmi.
- Diplomasi: Usulan ini tetap mengedepankan penghormatan terhadap hukum Kerajaan Arab Saudi, dengan opsi penggunaan nama paralel dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
- Status Usulan: Organisasi menegaskan bahwa ini adalah masukan konstruktif dari masyarakat sipil, di mana keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Republik Indonesia.
Rangkaian Kunjungan Internasional
Usulan ini disampaikan di sela-sela lawatan Datuk Said Aldi Al Idrus ke beberapa negara seperti Arab Saudi, Yordania, Dubai, Mesir, hingga Turki.
Selain memantau lahan perkampungan haji, kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi dengan Liga Muslim Dunia dan Organisasi Pemuda Muslim Dunia (WAMY).
Dalam kunjungan tersebut, Datuk Said didampingi oleh jajaran pengurus teras, antara lain Sekjen Bustomi Muchtar, Wakil Presiden Sedek Bahta, Bendahara Ali Kamal Smith, serta sejumlah tokoh pemuda lainnya.
Melalui langkah ini, Pemuda Masjid Dunia berharap pelayanan ibadah haji Indonesia ke depan semakin bermartabat, profesional, dan memiliki identitas yang kuat di mata dunia internasional.
(KAH/RZD)