50 Mahasiwa USU Ikuti Pemberdayaan dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

50 Mahasiwa USU Ikuti Pemberdayaan dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
50 Mahasiwa USU Ikuti Pemberdayaan dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tanjung Pura – Sebanyak 50 mahasiswa dari lima fakultas Universitas Sumatera Utara (USU), yakni mahasiswa Fakultas Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fisip, Fakultas Psikologi dan Fakultas Pertanian terjun langsung mendukung pemberdayaan masyarakat dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Desa Baja Kuning, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan program ini dengan menetap di lokasi selama satu bulan, mulai 28 Januari hingga 28 Februari 2026, atau setara 160 jam bagi mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa turut didampingi Dosen pendamping dengan Ketua Tim Dr. Rika Endah Nurhidayah, S.Kp. M.Pd.

"Dalam kegiatan ini, tujuan utama fokus bidang kesehatan membantu melakukan asuhan keperawatan mulai pengkajian sampai evaluasi pada semua rentang usia mulai balita sampai lansia. Selain itu, juga membantu pemulihan ekonomi dengan memperbaiki tahap produksi, pengemasan, pemasaran, serta mengembangkan varian produksi keripik pisang dan terasi yang menjadi ciri UMKM, dari daerah Baja Kuning," jelas Ketua Tim Dr. Rika Endah Nurhidayah, S.Kp. M.Pd, Rabu (4/2/2026).

Sebelumnya, Dekan Fakultas Keperawatan USU Dr Dudut Tanjung, S.Kp. M.Kep.Sp. KMB yang juga merupakan anggota tim pembimbing, didampingi salah satu dosen pembimbing lainnya Dr. Wahyu Haryati Maser, S.Tp. M.Si melakukan serah terima mahasiswa yang akan berkegiatan di Desa Baja Kuning, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat kepada Lurah Desa Baja Kuning Lasniardi SH, Rabu (4/2/2026) di kantor Desa Baja Kuning.

Lebih lanjut dijelaskan Dr. Rika Endah Nurhidayah, S.Kp. M.Pd bahwa Program Mahasiwa Bedampak 2026 merupakan inisiatif dari Kemdiktisaintek yang menerjunkan mahasiswa langsung ke lokasi bencana untuk pemberdayaan masyarakat.

Tujuan utama dari program tersebut, mendampingi masyarakat dalam pemulihan pascabencana melalui pendekatan kolaboratif dan penguatan kapasitas lokal.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang proposalnya berkompetisi secara nasional. Alhamdulillah proposal saya dengan judul Optimalisasi Mahasiswa Berdampak Untuk Rekonstruksi Kehidupan Masyarakat Pasca Bencana Banjir, diterima," pungkas Dr. Rika Endah Nurhidayah, S.Kp. M.Pd.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi