Perkuat Mitigasi Tsunami, Alfamidi Pasang Plang Jalur Evakuasi di Titik Strategis Gunungsitoli

Perkuat Mitigasi Tsunami, Alfamidi Pasang Plang Jalur Evakuasi di Titik Strategis Gunungsitoli
Perkuat Mitigasi Tsunami, Alfamidi Pasang Plang Jalur Evakuasi di Titik Strategis Gunungsitoli (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Gunungsitoli - Mengingat letak geografis Kota Gunungsitoli yang berada di zona rawan gempa bumi dan tsunami, upaya kesiapsiagaan bencana terus ditingkatkan. Pada Kamis (5/2), PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) meresmikan pemasangan tiga plang jalur evakuasi di sejumlah titik vital kota.

Langkah ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Penentuan lokasi plang dilakukan secara cermat pada jalur-jalur yang menjadi akses utama masyarakat menuju wilayah yang lebih tinggi (zona aman). Adapun tiga titik pemasangannya adalah Jalan Yos Sudarso Simpang Tandraowana, Jalan Yos Sudarso Simpang RRI Iraonogeba dan Simpang Fodo Perumnas Fodo.

Keberadaan plang ini diharapkan menjadi pemandu visual yang krusial bagi warga maupun wisatawan agar tidak panik dan dapat menemukan arah penyelamatan yang tepat saat terjadi kondisi darurat.

Branch Manager Alfamidi Cabang Medan, Robert Hary Andika Simanjuntak, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, termasuk dunia usaha.

"Pemasangan plang ini adalah bentuk kontribusi nyata kami untuk mendukung mitigasi bencana di daerah. Kami berharap masyarakat semakin memahami jalur penyelamatan, khususnya menuju dataran tinggi saat terjadi gempa yang berpotensi tsunami," ujar Robert.

Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui BPBD menyambut baik inisiatif ini. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat program pengurangan risiko bencana di wilayah Kepulauan Nias.

Selain pemasangan fisik, Alfamidi juga berharap inisiatif ini dapat memicu kesadaran (awareness) masyarakat untuk lebih peduli terhadap prosedur evakuasi mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi