Kipas Angin Picu Petaka, Ruko Fotokopi di Tanjung Beringin Ludes Terbakar: Kerugian Capai Ratusan Juta (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai – Kepulan asap hitam membumbung tinggi di Jalan Pahlawan, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kamis (5/2/2026) sore.
Sebuah rumah toko (ruko) berlantai dua milik Bahrumsyah (41) hangus dilalap si jago merah tepat saat aktivitas warga sedang ramai.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini sempat menghebohkan masyarakat sekitar, mengingat lokasi ruko berada tepat di depan SMP Swasta Berdikari.
Kejadian bermula saat anak Bahrumsyah sedang beristirahat di lantai dua bangunan tersebut. Saat sedang berbaring, ia dikagetkan dengan munculnya api yang diduga kuat bersumber dari korsleting listrik pada sebuah kipas angin.
Panik melihat api yang dengan cepat merambat ke tumpukan pakaian dan barang berharga lainnya, sang anak langsung berteriak histeris dan lari ke lantai bawah untuk memberitahu ayahnya.
"Saya sedang di bawah (lantai satu), tidak tahu ada kebakaran. Anak saya teriak-teriak dari atas ada api. Begitu saya lihat ke atas, api sudah sangat besar. Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi," ujar Bahrum dengan nada lemas.
Api diketahui hanya menghanguskan seluruh isi di lantai dua yang difungsikan sebagai tempat tinggal dan penyimpanan barang. Beruntung, api tidak sampai menjalar ke lantai satu yang merupakan tempat usaha fotokopi dan layanan BRILink milik korban.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material ditaksir sangat besar. "Barang-barang berharga di lantai dua habis semua. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," tambah Bahrum.
Warga sekitar sempat bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya sebelum armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Sergai tiba di lokasi.
Tak lama kemudian, petugas Damkar berhasil menjinakkan api dan melakukan proses pendinginan guna memastikan api tidak muncul kembali.
Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Syawaluddin, bersama personel Koramil 11 turut turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Pihak PLN juga dikerahkan untuk memutus aliran listrik guna menghindari korsleting susulan.
Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, membenarkan kejadian tersebut dan menghimbau warga agar lebih waspada terhadap penggunaan alat elektronik.
"Dugaan sementara karena korsleting listrik dari kipas angin di lantai dua," jelasnya.
(BAH/RZD)