Jembatan Siak Segera Rampung! Konektivitas Tol Rengat–Pekanbaru Kini Tembus 98 Persen (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Pekanbaru – Harapan masyarakat Riau untuk menikmati akses transportasi yang lebih cepat dan terintegrasi selangkah lagi menjadi kenyataan. PT Hutama Karya (Persero) melaporkan bahwa pembangunan Jembatan Siak, yang merupakan struktur krusial pada Ruas Tol Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru, telah mencapai progres konstruksi 98 persen.
Jembatan yang melintasi salah satu sungai terdalam di Indonesia ini diproyeksikan menjadi tulang punggung baru bagi distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di Bumi Lancang Kuning.
Sungai Siak selama ini menjadi pemisah alami antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Kehadiran infrastruktur sepanjang 214,5 meter ini akan menjadi jembatan kelima yang menghubungkan kedua wilayah tersebut, namun dengan keunggulan akses jalan bebas hambatan.
"Jembatan Siak berperan penting dalam memperkuat integrasi antar-ruas tol di Provinsi Riau dan mendukung kelancaran distribusi logistik," ujar Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Senin (9/2/2026).
Dari sisi teknis, jembatan ini dibangun menggunakan struktur
Box Girder dengan metode
Balanced Cantilever. Kehebatan perencanaan tim di lapangan terbukti dengan selesainya struktur utama hanya dalam waktu enam bulan.
Tak hanya cepat, proyek ini juga mencatatkan prestasi dari sisi keamanan kerja. "Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan standar mutu yang ketat dan berhasil diselesaikan dengan capaian Zero Accident," tambah Mardiansyah.
Nantinya, Jembatan Siak dan ruas Tol Rengat–Pekanbaru ini akan menjadi titik temu (junction) strategis yang menghubungkan berbagai ruas tol utama di Riau, di antaranya:
- Tol Pekanbaru–Dumai
- Tol Pekanbaru–Rengat
- Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar
Hingga Januari 2026, total progres konstruksi pada seksi Junction Pekanbaru secara keseluruhan telah mencapai 71,07 persen, dengan pengadaan lahan yang sudah menyentuh angka 83,52 persen.
Selain memecah kepadatan di jalan arteri, proyek ini diharapkan mampu membuka gerbang menuju kawasan industri dan perdagangan baru. Dengan total jalan tol yang telah dibangun Hutama Karya mencapai ±1.235 km di seluruh Sumatera, Jembatan Siak akan semakin mempertegas peran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai penggerak utama ekonomi regional.
(REL/RZD)