Lions Club Distrik 307-A2 Bagikan 1.600 Baksos Imlek 2026 (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan – Tak ada lagi kulit yang putih mulus, lengannya legam tersengat matahari. Tersisa hanya garis-garis dan bintik kasar kehitaman di kulit wajah dan tangannya. Dia bukan pemilik toko, bukan pula pengusaha yang punya ruko.
Taibeng, hanya seorang tukang kusuk keliling yang setiap hari mengayuh sepeda usang merk kennex mencari orang yang mau memakai jasanya. Upahnya hanya pas untuk makan sehari-hari.
Bersama ratusan warga Tionghoa lainnya, Taibeng sedang mengantri paket Imlek dari Lions Club Indonesia Distrik 307-A2. Mereka jauh dari kesan selama ini yang mengidentikkan warga Tionghoa yang putih mulus, jago bisnis dan menguasai sektor perekonomian.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan mengatakan kemiskinan tidak mengenal suku dan warna kulit. Masih banyak warga Tionghoa yang hidup di garis kemiskinan secara turun temurun hingga ke anak cucu.
“Apa pun suku dan warna kulitnya, seseorang hanya bisa lepas dari jerat kemiskinan jika anak-anaknya atau cucunya sekolah hingga perguruan tinggi,” kata Sofyan Tan saat memberikan sambutan dalam Baksos Imlek 2026 Lions Club Indonesia Distrik 307-A2, Gabungan Daerah 1C & 1D, di Medan, Minggu (8/2).
Pada hari kedua, ada tiga lokasi pembagian paket sembako yakni di Sekolah Bodhicitta, Jalan Selam; Yayasan Timur Lestari Komple Graha Metropolitan, Helvetia; dan di Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli. Total sudah ada 6 lokasi baksos dengan 1.600 paket sembako berisi beras, minyak makan, mie telor, gula dan lainnya.
Dalam kesempatan itu Sofyan Tan berpesan agar menatap tahun baru Imlek dengan penuh semangat. Saatnya meninggalkan shio ular kayu yang penuh bencana dan ekonomi sulit dan menyambut shio kuda api yang menjadi simbol yang kuat, bergerak cepat dengan semangat berapi-api.
Anggota Komisi X DPR RI itu pun mengingatkan agar warga meninggalkan kebiasaan berjudi. Judi hanya spekulasi yang bikin warga semakin miskin. Sebab tidak pernah akan bisa menang dari bandar judi.
“Kalau mau menang harus sekolah biar pintar. Bukan berjudi, karena judi pemenangnya tetap bandar,” ujar Presiden Pertama Lions Club Medan Kasuari itu.
Hadir dalam kegiatan Presiden Pertama Medan Lestari, CP Finche Kosmanto, Distric Coordinator 307-A2 Hakim Muliadi, Ketua Daerah 1C Meiriyanti, Ketua Daerah 1 D Sintia, Ketua Panitia Baksos Irwan Susanto, Sekretaris Panitia Bobby Lim Bendahara Panitia Ridwan, Presiden Lions Club Medan Priority, Ivanna, Presiden Lions Club Medan Kasuari Linda, Lion Suryani, Hendra dan Austin.
Ketua Daerah 1C Meiriyanti menyampaikan Lions Club merupakan organisasi yang memiliki tujuan utama melayani masyarakat dan bergerak di bidang sosial. Imlek tahun ini terkumpul 1600 paket sembako yang dibagikan ke seluruh warga yang merayakannya.
Dalam dua hari kegiatan, sudah ada 6 titik lokasi bantuan yang diikuti ratusan warga penerima bantuan. Pembagian paket sembako rutin diberikan setiap tahunnya terutama saat menjelang perayaan hari besar keagamaan.
(REL/RZD)