Seminar Nasional UMA-PTPN III, Sinergi Lintas Sektor dalam Transformasi Perkebunan

Seminar Nasional UMA-PTPN III, Sinergi Lintas Sektor dalam Transformasi Perkebunan
Rektor UMA Prof Dadan Ramdan, memberikan piagam dan plakat kepada Plt Dirjen Perkebunan, Abdul Roni Angkat, Direktur Utama Holding Perkebunan PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, serta Guru Besar IPB, Dr IrHaryadi, (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Program Studi (Prodi) Doktor Ilmu Pertanian dan Magister Agribisnis (MA-DIP) Universitas Medan Area (UMA), bekerja sama dengan PTPN III, menggelar seminar nasional, di kampus pascasarjana Jalan Sei Belutu Medan, Sabtu (7/2/2026).

Seminar bertajuk Transformasi Perkebunan Nasional Menuju Industri Berkelanjutan dan Berdaya Saing Global ini, menghadirkan narasumber, antara lain Plt Dirjen Perkebunan, Dr Abdul Roni Angkat, Direktur Utama Holding Perkebunan PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, serta Guru Besar IPB, Dr Ir Haryadi.

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan, saat membuka kegiatan seminar, menegaskan diperlukan sinergi lintas sektor dalam transformasi perkebunan menuju industri yang berkelanjutan.

Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi dalam pendekatan triple helix yang saling menguatkan.

Melalui pascasarjana dan Prodi MA-DIP, UMA berkomitmen menghasilkan SDM perkebunan yang adaptif, berwawasan keberlanjutan, dan memiliki daya saing global, sekaligus mendorong riset terapan yang berdampak langsung bagi industri dan masyarakat.

Seminar ini sekaligus merupakan bentuk nyata kerja sama sinergi lintas sektor yang sangat diharapkan. "Kami yakin, diskusi seminar ini akan menghasilkan gagasan strategis, rekomendasi kebijakan, dan perspektif baru dalam mendorong transformasi perkebunan Indonesia, dari hulu hingga hilir menuju industri yang lebih efisien, inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,"kata Dadan.

Direktur Pascasarjana Prof Dr Retna Astuti Kuswardani berharap melalui seminar ini menjadi bekal mahasiswa untuk lebih mengetahui dunia perkebunan secara on field, bukan hanya sekadar yang diperoleh secara on desk.

Apalagi saat ini sekitar 60 persen alumni Magister Agribisnis UMA, sudah berkecimpung di dunia usaha perkebunan, seperti di PTPN III dan IV. Tentunya langkah ini sebagai kolaborasi memfasilitasi para mahasiwa dalam mengembangkan SDM lewat magang ataupun penelitian di berbagai perkebunan milik BUMN.

Sementara itu, Kepala Prodi MA-DIP, Prof Ir Zulkarnain Lubis, menambahkan dengan membekali mahasiwa tentang prospek perkebunan, maka seiring transformasi yang dilaksanakan PTPN, tentunya kedepan dapat memback-up perekonomian nasional lewat sinergi antar dunia kampus, pemerintah dan dunia usaha ini.

Pada sesi pemaparan seminar, Direktur Utama Holding Perkebunan PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan bahwa transformasi organisasi secara massif di PTPN III berawal dari kerugian yang diderita BUMN ini pada tahun 2019 silam, yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Kegiatan seminar nasional ini juga dirangkai dengan sesi tanya jawab, pemberian piagam, cenderamata, plakat antar UMA dan PTPN III, serta hiburan dari sanggar tari DCP. (MAA)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi