Jelang Ramadan, Harga Sembako di Medan Stabil (Analisadaily/Ilustrasi-AI)
Analisadaily.com, Medan - Harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Tradisional Simpang Limun, Medan, terpantau masih stabil menjelang Ramadan. Hasil pantauan pada Senin (9/2/2026) menunjukkan belum terjadi lonjakan harga signifikan pada sebagian besar komoditas.
Seorang pedagang sembako di Pasar Tradisional Simpang Limun, Fajar (53), mengatakan hingga saat ini harga beras dan kebutuhan pokok lainnya masih relatif normal. Menurutnya, hanya minyak goreng curah yang mengalami kenaikan tipis.
“Kalau sembako lain masih stabil. Beras di harga Rp15.000 sampai Rp16.000 per kilo, cuma minyak curah yang naik sedikit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, minyak goreng curah mengalami kenaikan sebesar Rp500 per kilogram, dari sebelumnya Rp18.000 menjadi Rp18.500 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan masih dijual stabil di kisaran Rp17.000 per liter.
Untuk komoditas telur ayam, Fajar menyebutkan harga saat ini berada di angka Rp56.000 per papan dengan isi 30 butir, dan belum mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. “Telur masih stabil, satu papan Rp56.000,” katanya.
Fajar menambahkan, stok sembako di Pasar Tradisional Simpang Limun dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia menilai pasokan barang tidak mengalami kendala meski mendekati bulan Ramadan. “Stok aman, barang banyak,” ujarnya singkat.
Meski menjelang Ramadan, Fajar mengungkapkan permintaan sembako tahun ini cenderung sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menduga kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor menurunnya daya beli.
“Biasanya menjelang Ramadan ramai, tapi tahun ini malah sepi,” tutupnya.
Kestabilan harga sembako menjelang Ramadan sangat bergantung pada kelancaran distribusi dan ketersediaan stok di pasar tradisional.
Pedagang berharap kondisi harga yang relatif stabil ini dapat terus terjaga hingga memasuki Ramadan, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani kenaikan harga.
Berita kiriman dari: Dimas Arif Fadillah