Musda IV Kosgoro 1957 Sumut Semarak (Analisadaily/zulnaidi)
Analisadaily.com, Medan – Musyawarah Daerah (Musda) IV Kosgoro 1957 Sumatera Utara bukan sekadar agenda organisasi. Lebih dari itu, forum ini menjadi panggung demokrasi yang hangat, teduh, dan penuh semangat kebersamaan untuk memperkuat langkah ke depan.
Bertempat di Hotel Arya Duta Medan, Kamis (12/2/2026), Musda IV resmi dibuka di tengah antusiasme kader dari 28 kabupaten/kota se-Sumut. Kehadiran para tokoh senior dan pimpinan Partai Golkar semakin menegaskan bahwa Kosgoro 1957 tetap menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan panjang partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ketua DPD Partai Golkar Sumut terpilih, Andar Amin Harahap, mengawali sambutannya dengan penuh rasa bangga dan haru. Ia menyebut Musda IV sebagai agenda pertamanya sejak dipercaya memimpin Golkar Sumut.
“Sejak saya terpilih sebagai Ketua Golkar Sumut, ini adalah agenda pertama saya hadir dalam kegiatan Golkar dan memberikan sambutan. Saya berharap Musda IV ini berlangsung teduh dan riang gembira,” ujarnya.
Bagi Andar, dinamika dalam musyawarah adalah bagian dari proses pendewasaan demokrasi. Perbedaan pandangan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirangkul sebagai energi kolektif untuk membesarkan organisasi.
“Jika ada perbedaan, itu hal biasa. Justru dari situlah kita belajar dan bertumbuh bersama untuk membesarkan Kosgoro ke depan,” katanya.
Semangat yang sama disampaikan Ketua Penyelenggara Musda, Viktor Silaen. Ia menegaskan bahwa Musda IV adalah momentum konsolidasi dan evaluasi, sekaligus titik tolak untuk menyusun langkah strategis yang lebih progresif.
“Kegiatan ini bukan hanya agenda rutin, tetapi ruang konsolidasi dan evaluasi untuk memperkuat organisasi ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Fraksi Partai Golkar, Sari Yuliati, mengajak seluruh kader menjadikan Musda sebagai momentum mengibarkan panji Kosgoro di seluruh penjuru Sumatera Utara. Ia berharap Kosgoro terus bersinergi dan menjadi mitra strategis Partai Golkar dalam menjawab tantangan zaman.
Rangkaian pembukaan Musda IV juga dihadiri sejumlah tokoh senior Golkar, di antaranya Agung Laksono serta anggota DPR RI Fraksi Golkar lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan generasi dalam menjaga nilai perjuangan organisasi.
Menariknya, hingga Kamis siang, tercatat lima figur telah mengambil formulir bakal calon Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumut. Plt Ketua PDK Kosgoro 1957 Sunut Lamhot Sinaga didampingi Ketua Steering Committee (SC) Musda, Joni Koto, menyampaikan bahwa proses penjaringan akan berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Nanti akan kita lihat berapa yang mengembalikan formulir bakal calon ketua,” ujarnya.
Di tengah dinamika tersebut, Musda IV Kosgoro 1957 Sumut menjadi cermin bahwa demokrasi tidak selalu identik dengan ketegangan. Ia bisa hadir dalam suasana teduh, riang gembira, dan penuh rasa kekeluargaan. Dari Medan, semangat itu kembali diteguhkan: bahwa perbedaan adalah kekuatan, dan kebersamaan adalah fondasi untuk melangkah lebih jauh.
(NAI/NAI)











