PT PHI dan DNS Gelar Konsultasi dengan Stakeholder (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Padanglawas - PT Permata Hijau Indonesia(PHI) dan PT Damai Nusa Sekawan(DNS) menggelar pertemuan konsultasi bersama stakeholder atau pemangku kepentingan, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan konsultasi berlangsung di Aula Hotel Grandika Sibuhuan, melibatkan stakholder dari unsur pemerintah kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat tokoh agama, perwakilan koperasi dan Karang Taruna dan pemilik peron.
Humas PT PHI Anwar Saleh Harahap S.H mengatakan, setiap tahun pihaknya membuat pertemuan dengan para pemangku kepentingan terkait visi misi perusahaan.
Diharapkam momen ini menjadi pertemuan konsultasi yang memberikan kontribusi untuk mendorong kemajuan perusahaan.
Mewakili perusahaan, Jhon Davit Ginting menyampaikan dengan konsultasi stakeholder bisa sharing untuk memberikan masukan dalam mendorong perbaikan bagi perusahaan yang berkelanjutan sesuai visi misi perusahaan.
"Kita bisa melihat visi misi dari PHI dan DNS kedepan bisa berlanjut untuk kesejateraan masyarakat yang ada sekitar perusahaan," katanya.
Mewakili Tokoh Masyarakat Desa Hutalombang Fahmi Hasibuan berharap, melalui pertemuan stakeholder ini dapat mendukung visi misi perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dilanjutkan dengan penyampaian visi misi perusahaan, untuk diketahui bahwa PT PHI dan DNS bergerak dibidang pengelolaan kelapa sawit & Perkebunan.
Sebagai informasi, bahwa pertemuan ini memiliki manfaat untuk mrnerima saran dan masukan positip untuk kemajuan perusahaan ke depan.
Disisi lain, visi misi perusahan juga bersentuhan dengan pengoptimalan nilai bagi pemangku kepentingan dan pengembangan SDM yang profesional.
" Perusahaan juga telah menerapkan managemen prosedur dengan baik dan telah mendapat sertifikat dan penghargaan. Salah satunya penjamin mutu ISO 9001 untuk produk minyak goreng," kata Jhon David Ginting.
Ditambahkan, perusahan juga telah menerapkan sistim managemen lingkungan, sistim jaminan managemen keamanan pakan, sistem managemen kesehatan dan keselamatan kerja, sistem jaminan produk halal beserta ISPO & RSPO.
Kegiatan konsultasi dengan stakeholder dihadiri langsung oleh Pimpinan Unit Pabrik dan Pimpinan Unit kebun, Kepala Tata Usaha serta seluruh staf perusahaan
(ATS/NAI)










