Permintaan Pernak-pernik Imlek Meningkat, Harga Stabil

Permintaan Pernak-pernik Imlek Meningkat, Harga Stabil
Permintaan Pernak-pernik Imlek Meningkat, Harga Stabil (Analisadaily/Dimas Arif)

Analisadaily.com, Medan - Menjelang perayaan Imlek, harga pernak-pernik Imlek di toko-toko kawasan Jalan Brigjen Katamso terpantau masih stabil dan tidak mengalami kenaikan. Kondisi ini terjadi meski permintaan pernak-pernik Imlek mulai meningkat menjelang hari raya.

Hal tersebut disampaikan Johanes (51), pedagang pernak-pernik Imlek, saat ditemui di tokonya di Jalan Brigjen Katamso, Kamis (12/2/2026).

Ia mengatakan hingga saat ini belum ada penyesuaian harga pada berbagai jenis pernak-pernik Imlek yang dijual. “Enggak ada kenaikan. Harga masih stabil semua,” ujar Johanes.

Johanes menyebut pernak-pernik yang paling banyak dicari masyarakat menjelang Imlek antara lain liong naga, hiasan nanas, kertas emas, kertas bergambar naga, dupa bergambar naga, serta lilin jelly. Pernak-pernik tersebut umumnya digunakan untuk keperluan sembahyang.

Ia menjelaskan, faktor yang biasanya memengaruhi kenaikan harga adalah biaya masuk atau cukai, mengingat sebagian besar barang merupakan produk impor. Meski demikian, tahun ini biaya tersebut tidak berdampak signifikan terhadap harga jual.

Dari sisi ketersediaan, Johanes memastikan stok pernak-pernik Imlek dalam kondisi aman. Ia juga menyebut pembeli didominasi oleh perseorangan, bukan dari vihara, karena tidak semua aliran dalam agama Buddha menggunakan perlengkapan sembahyang dengan cara bakar-bakaran.

Terkait kondisi penjualan, Johanes mengakui suasana Imlek tahun ini cenderung lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai faktor ekonomi dan perubahan kebiasaan ibadah menjadi salah satu penyebabnya.

Meski demikian, Johanes berharap penjualan pernak-pernik Imlek dapat berjalan lancar, hingga perayaan Imlek berlangsung, dengan harga yang tetap stabil.

Berita kiriman dari: Dimas Arif Fadillah

Baca Juga

Rekomendasi