Mencekam! Meteran Listrik Meledak di Tengah Salat Tarawih, Rumah Semi Permanen di Sergai Nyaris Jadi Arang

Mencekam! Meteran Listrik Meledak di Tengah Salat Tarawih, Rumah Semi Permanen di Sergai Nyaris Jadi Arang
Mencekam! Meteran Listrik Meledak di Tengah Salat Tarawih, Rumah Semi Permanen di Sergai Nyaris Jadi Arang (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sergai - Suasana khusyuk salat tarawih di Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mendadak pecah menjadi kepanikan pada Kamis (26/2/2026) malam. Sebuah rumah semi permanen milik Nazlis (61) nyaris ludes dilalap si jago merah saat pemiliknya sedang tidak berada di rumah.

Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Kepala Dusun I, Khairul Nazli, yang saat itu tengah bertindak sebagai imam salat tarawih di masjid setempat, terpaksa menghentikan ibadah demi menyelamatkan pemukiman warga.

"Saat itu saya sedang mengimami salat, dan tepat pada rakaat ke-16, terdengar teriakan kencang dari luar agar salat dihentikan karena ada rumah terbakar," ujar Khairul. Spontan, jamaah langsung membubarkan diri dan berlarian menuju lokasi kebakaran yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari masjid.

Kobaran api pertama kali disadari oleh Sarah (47), tetangga korban, setelah mendengar jeritan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi. Saat pintu rumah dibuka, api terpantau sudah memenuhi bagian dalam rumah Nazlis.

"Saya langsung masuk menyelamatkan barang-barang, sementara warga lain bahu-membahu mengambil air dari kamar mandi saya dan menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api agar tidak menjalar," kata Sarah.

Ia bersyukur angin tidak kencang malam itu, sehingga api tidak merembet ke rumah padat penduduk lainnya. Selain kobaran api di bagian atap, warga juga dikejutkan dengan ledakan meteran listrik di rumah tersebut yang menambah ketegangan di lokasi kejadian.

Tak lama setelah api berhasil dipadamkan warga, personel Polsek Tanjung Beringin yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Restu Hutasuhut tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

"Berdasarkan pemeriksaan sementara dan keterangan saksi, api diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik di bagian atas rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tegas Ipda Restu.

Kejadian ini menambah panjang daftar musibah kebakaran di wilayah tersebut. Tercatat dalam sebulan terakhir, sudah terjadi empat kali kebakaran di Kecamatan Tanjung Beringin.

Pihak kepolisian mengimbau keras kepada masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala, terutama saat akan meninggalkan rumah dalam waktu lama seperti saat beribadah, guna meminimalisir risiko kebakaran yang lebih besar.

(BAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi