Si Jago Merah Hanguskan Rumah Lantai 2 di Sidikalang, Puluhan Pelajar Kehilangan Perlengkapan Sekolah

Si Jago Merah Hanguskan Rumah Lantai 2 di Sidikalang, Puluhan Pelajar Kehilangan Perlengkapan Sekolah
Si Jago Merah Hanguskan Rumah Lantai 2 di Sidikalang, Puluhan Pelajar Kehilangan Perlengkapan Sekolah (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal berlantai dua di Jalan Pramuka, Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi pada Sabtu (7/3/2026) siang.

Lokasi kejadian yang berada di kawasan padat penduduk—tepat di antara SMKN 1 dan SMPN 3 Sidikalang—sempat memicu kepanikan luar biasa di tengah warga sekitar.

Rumah milik keluarga Tumpak Manurung/boru Sirait tersebut diketahui memiliki fungsi ganda. Selain sebagai tempat tinggal, lantai dua bangunan itu digunakan sebagai kamar kos bagi puluhan pelajar yang menempuh pendidikan di sekolah sekitar.

Camat Sidikalang, Mawardy Sastrawan Tumanggor, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini. Hal ini dikarenakan sebagian besar penghuni kos sedang pulang kampung karena bertepatan dengan libur hari Sabtu.

"Meski kamar dalam kondisi kosong, namun seluruh perlengkapan sekolah milik puluhan siswa yang ada di sana hangus tak terselamatkan. Semuanya ludes terbakar," ujar Mawardy.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran BPBD Dairi, Amudi Situmeang, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan dua armada dari Pos Siaga dan bantuan tambahan dari Sumbul, serta dukungan dari pemadam milik PT Wahana Graha Makmur.

Untuk mencegah api merembet ke pemukiman yang lebih luas, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas.

"Dua rumah di dekat titik api, yakni milik Togu Simanjuntak dan Hotlan Hutabarat, terpaksa kami bongkar paksa demi memutus penjalaran api. Selain itu, lima rumah lainnya juga terdampak," jelas Amudi.

Selain menghanguskan bangunan utama, sebuah gudang milik Togu Simanjuntak juga dilaporkan rata dengan tanah. Berdasarkan taksiran awal, kerugian ekonomi akibat musibah ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, api berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih jauh ke fasilitas pendidikan yang berada tepat di belakang lokasi kejadian.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi