Wizzmie Cabang Istana Maimun Hadir di Medan, Perluas Jaringan Kuliner Modern

Wizzmie Cabang Istana Maimun Hadir di Medan, Perluas Jaringan Kuliner Modern
Pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya Wizzmie Cabang Istana Maimun Medan oleh para owner (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Restoran cepat saji modern Wizzmie kembali memperluas jaringannya di Kota Medan dengan membuka cabang terbaru di kawasan Istana Maimun, Sabtu (14/3/2026).

Pembukaan cabang ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh para owner dan dihadiri oleh Edward Koharuddin, Fuk Sen, Isam Limonty, Nely, Dedy Cahaya, serta Calista Sukanto dan ikut menyaksikan peresmian cabang terbaru Wizzmie di Kota Medan tersebut.

Kehadiran outlet ini menandai cabang keempat Wizzmie di Medan sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan pilihan kuliner berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat Sumatera Utara. Dan dalam waktu dekat, Wizzmie juga akan membuka cabang kelimanya di Sumatera Utara yakni di Rantauprapat.

Business Development Director J Pramanto A dari PT Wizzmie Boga Abadi menjelaskan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan di wilayah Sumatera.

Menurutnya, pemilihan kawasan Istana Maimun sebagai lokasi cabang baru bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan ikon wisata sekaligus salah satu pusat keramaian di Kota Medan yang banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.

Para owner dan karyawan Wizzmie Cabang Istana Maimun Medan diabadikan
“Selain tiga cabang yang sudah lebih dulu hadir di Medan seperti di Jalan Karya Wisata Medan Johor, Setiabudi dan kawasan Jalan Pancing, kini kami hadir di area Istana Maimun yang merupakan ikon kota. Banyak masyarakat datang berkunjung dan sering diadakan berbagai kegiatan atau event di sini. Kami melihat peluang besar untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan menyediakan produk berkualitas, higienis, dan tetap terjangkau dari sisi harga,” ujar Pramanto.

Ia juga menambahkan bahwa Wizzmie memiliki keunggulan pada sistem produksi yang terintegrasi. Perusahaan telah memiliki pabrik sendiri yang memproduksi bahan baku mie secara mandiri sehingga kualitasnya dapat terjaga dengan baik.

Pabrik tersebut berada di Jawa Timur dan dilengkapi teknologi modern untuk memastikan kesegaran produk. Dalam proses produksinya, tepung segar sekitar 12 ton langsung dimasukkan ke mesin pengolahan dengan kapasitas produksi mi mencapai sekitar satu ton per jam.

“Dengan teknologi tersebut, kami memastikan mie yang disajikan kepada pelanggan selalu dalam kondisi fresh. Proses produksi yang cepat dan higienis menjadi salah satu kekuatan utama kami,” jelasnya.

Ke depan, Wizzmie juga menargetkan ekspansi yang lebih luas di wilayah Sumatera Utara. Sejumlah kota telah masuk dalam pemetaan pengembangan bisnis perusahaan.

“Kami melihat potensi besar di Sumatera Utara. Beberapa kota yang menjadi target pengembangan di antaranya Rantau Prapat, Tebing Tinggi, Kisaran, Pematang Siantar, Binjai, hingga Padang Sidempuan. Bahkan kami juga mulai memetakan peluang ekspansi ke wilayah Aceh,” katanya.

Pramanto menilai bahwa pasar kuliner di Sumatera Utara, khususnya Medan, memiliki potensi yang sangat baik bahkan dibandingkan beberapa kota besar di Pulau Jawa. Hal ini karena masyarakatnya dikenal memiliki referensi kuliner yang kuat serta terbuka terhadap berbagai jenis makanan.

“Selama ini respons masyarakat sangat baik. Bahkan dibandingkan beberapa kota di Jawa, potensi di Sumatera Utara sangat menjanjikan. Orang Medan dikenal memiliki selera kuliner yang bagus, dan kami bersyukur produk kami bisa masuk ke lidah masyarakat di sini serta menjawab kebutuhan mereka,” ungkapnya.

Selain menyajikan berbagai varian mie sebagai menu utama, Wizzmie juga menghadirkan beragam pilihan menu lain untuk memenuhi selera seluruh anggota keluarga. Menu tersebut antara lain ayam goreng dengan nasi yang dibanderol mulai sekitar Rp12 ribu, serta berbagai pilihan seperti dimsum dan sushi.

Menurut Pramanto, keberagaman menu tersebut menjadi salah satu strategi agar seluruh anggota keluarga dapat menikmati hidangan sesuai selera masing-masing.

“Dalam satu keluarga biasanya selera berbeda-beda. Ada yang ingin mie, ada yang ingin ayam goreng, ada juga yang suka dimsum atau sushi. Karena itu kami menghadirkan berbagai pilihan menu agar semua bisa menikmati,” jelasnya.

Sebagai restoran cepat saji modern, Wizzmie juga terus mengembangkan layanan digital guna mempermudah pelanggan. Perusahaan menyediakan layanan pemesanan melalui berbagai platform delivery online serta tengah melakukan percepatan pengembangan aplikasi pemesanan sendiri.

“Melalui layanan digital ini kami ingin memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memesan makanan dengan cepat dan praktis,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Pramanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Medan atas sambutan positif terhadap kehadiran Wizzmie.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari warga Medan. Kami berharap kehadiran Wizzmie tidak hanya menjadi pilihan kuliner, tetapi juga dapat memberikan manfaat serta nilai ekonomi bagi masyarakat dan kota ini,” tuturnya.

(NS/NS)

Baca Juga

Rekomendasi