Analisadaily.com, Banyuasin – Memasuki awal musim Mudik Lebaran 2026, arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, tepatnya di ruas Pangkalan Balai hingga Betung, Kabupaten Banyuasin, mengalami kemacetan parah pada Jumat (13/3/2026).
Kemacetan panjang ini dipicu oleh adanya kendaraan yang mengalami gangguan teknis (trouble) di tengah badan jalan. Akibat posisi kendaraan yang menghambat laju arus, terjadi penyempitan jalur yang mengakibatkan antrean kendaraan terus mengular, diperparah dengan volume kendaraan pemudik yang mulai meningkat signifikan sejak pagi hari.
Kondisi ini menciptakan efek domino yang cukup serius. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kepadatan di Jalintim berdampak langsung pada kelancaran arus keluar (exit) Tol Fungsional Palembang–Betung.
Kendaraan yang baru saja keluar dari ruas tol fungsional tersebut tidak dapat bergerak leluasa karena jalur lanjutan di jalan nasional sudah terkunci oleh kepadatan. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan di akses keluar tol yang memaksa para pengemudi menambah waktu tempuh hingga berjam-jam lebih lama dari biasanya.
Gangguan di satu titik ini membuktikan betapa sensitifnya arus lalu lintas di jalur utama Sumatera selama masa mudik. Pihak terkait mengimbau pengguna jalan untuk:
- Mengecek kondisi fisik kendaraan secara menyeluruh sebelum memulai perjalanan guna menghindari mogok di jalur padat.
- Memantau aplikasi navigasi secara berkala untuk melihat titik kemacetan terbaru.
- Menyiapkan perbekalan yang cukup mengingat potensi tambahan waktu tempuh akibat hambatan tak terduga.
Situasi hingga sore ini masih menunjukkan pergerakan kendaraan yang merayap. Petugas di lapangan terus berupaya melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang bermasalah dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai simpul kepadatan.











