Ramadan Berbagi: Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Salurkan 2.000 Paket Bansos untuk Pemuda Merga Silima di Medan (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com,.Medan — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto. Melalui program “Ramadan Berbagi: Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan”, sebanyak 2.000 paket bakti sosial disalurkan kepada organisasi Pemuda Merga Silima (PMS) Sumatera Utara dan masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan sosial tersebut digelar di lapangan terbuka Jalan Flamboyan Raya, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat kepedulian sosial serta membangun kedekatan antara negara dan masyarakat, terutama dalam momentum bulan Ramadan.
Dalam pelaksanaannya, bantuan diberikan kepada para anggota Organisasi Pemuda Merga Silima (PMS) Sumatera Utara serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Program ini juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan solidaritas yang terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat.
Kegiatan dimulai pada pukul 14.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ibu Masniati Br Tarigan. Acara kemudian diisi dengan sambutan dari berbagai tokoh daerah, termasuk Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin, Ketua PMS Indonesia Mbelin Brahmana, serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu Tribowo yang hadir mewakili jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan doa terbaik kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, yang telah menyelenggarakan kegiatan Ramadan Berbagi ini untuk masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua PMS Indonesia, Mbelin Brahmana. Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar nilai materi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan perhatian kepada masyarakat.
“Di Medan berbagai suku hidup berdampingan. Mari saling merangkul untuk menjaga ketertiban dan persatuan Indonesia tanpa konflik. Bantuan ini bukan dilihat dari nilainya, tetapi dari makna kepedulian yang terkandung di dalamnya,” ungkapnya.
Di bawah kepemimpinan Menteri Agus Andrianto, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada penguatan kinerja kelembagaan dan pelayanan publik, tetapi juga aktif mendorong kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui program Ramadan Berbagi ini, diharapkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial semakin kuat, serta menghadirkan peran negara yang lebih nyata di tengah kehidupan masyarakat. Semangat berbagi di bulan suci Ramadan pun diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
(NAI/NAI)











