Tragedi Jalinsum: Ngebut Tanpa Helm, Pelajar 16 Tahun Tewas Usai Tabrak "Bokong" Truk di Teluk Mengkudu (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di Dusun I, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai.
Seorang remaja berusia 16 tahun mengembuskan napas terakhir setelah sepeda motor yang ditumpanginya menghantam bagian belakang truk yang sedang parkir, Minggu (15/3/2026) petang.
Korban tewas diketahui bernama Reyhan Alziqi Panjaitan (16), warga Kabupaten Padang Lawas. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sultan Sulaiman akibat luka berat di bagian kepala.
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.45 WIB saat sepeda motor Yamaha NMax dengan nomor polisi BK 6772 XBC yang dikendarai oleh Tirta Hafiz (14) bersama korban datang dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.
Berdasarkan keterangan polisi, motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga tidak menyadari adanya truk barang BK 8612 DJ yang sedang parkir di pinggir jalan.
Benturan keras pun tak terhindarkan; sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang truk hingga tersangkut di kolong kendaraan besar tersebut.
Ironisnya, kedua pelajar tersebut berkendara tanpa menggunakan helm. Akibat tabrakan keras itu, keduanya terpental ke aspal dan mengalami luka sangat serius di bagian kepala.
"Kedua korban dievakuasi oleh personel Satlantas Polres Sergai bersama warga ke RSUD Sultan Sulaiman. Namun, penumpang sepeda motor (Reyhan) meninggal dunia tak lama setelah mendapat perawatan," ujar Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Fauzul Arasy, melalui Kanit Gakkum Ipda Juarno, Senin (16/3/2026).
Sementara itu, pengendara motor, Tirta Hafiz, masih dalam kondisi luka berat dengan cedera pada kepala dan tangan kanan, serta tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama.
Pihak kepolisian telah mengamankan sepeda motor Yamaha NMax dan truk barang beserta pengemudinya, Indrawan Alviansyah (26), ke Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sergai sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak di bawah umur dalam berkendara, serta pentingnya penggunaan alat keselamatan seperti helm guna meminimalisir fatalitas saat terjadi kecelakaan.
(BAH/RZD)