Kenyamanan Wisatawan Jadi Prioritas, Hotel Atsari Perketat Standar Kebersihan dan Sanitasi (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Parapat – Sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Sumatera Utara, kawasan Danau Toba terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Salah satu aspek krusial yang menjadi sorotan adalah penerapan hygiene dan sanitasi di sektor akomodasi.
Baru-baru ini, sebuah kajian yang dilakukan oleh Dr. Zaitun, S.Pd., M.Kes. dari Politeknik Pariwisata Medan menyoroti kesuksesan penerapan standar kebersihan di Hotel Atsari, Kota Parapat, Kabupaten Simalungun.
Penelitian ini mengungkapkan bagaimana hotel tersebut mengintegrasikan keamanan kesehatan ke dalam pelayanan harian mereka.
Penerapan hygiene di Hotel Atsari dimulai dari para garda terdepan, yakni karyawan. Berdasarkan observasi, staf dapur diwajibkan mematuhi protokol ketat seperti penggunaan seragam bersih, penutup kepala (hairnet), serta prosedur cuci tangan yang disiplin sebelum dan sesudah menangani makanan.
"Penerapan personal hygiene yang baik adalah kunci mencegah kontaminasi bakteri dari manusia ke makanan," tulis Dr. Zaitun dalam laporannya, Selasa (17/3/2026).
Tak hanya personil, area dapur dan peralatan masak juga menjadi perhatian utama. Peralatan dicuci menggunakan sabun khusus dan disimpan di rak yang higienis.
Untuk menjaga kesegaran bahan makanan, pihak hotel menerapkan sistem pemisahan antara bahan mentah dan matang di dalam chiller, serta pengecekan tanggal kedaluwarsa secara berkala.
Komitmen sanitasi ini tidak berhenti di dapur. Tim housekeeping secara rutin melakukan sterilisasi kamar tamu, penggantian linen, dan pembersihan area publik seperti lobby serta restoran. Hal ini dilakukan demi menjamin rasa aman bagi setiap tamu yang menginap.
Meskipun secara umum sudah berjalan sangat baik, hasil penelitian mencatat beberapa poin untuk evaluasi, di antaranya:
- Peningkatan disiplin penggunaan masker dan sarung tangan bagi karyawan tertentu.
- Pengawasan kebersihan lantai dapur saat jam operasional sibuk.
- Penataan bahan baku yang perlu lebih konsisten.
Penerapan standar hygiene dan sanitasi yang konsisten di Hotel Atsari diharapkan menjadi pemantik bagi hotel-hotel lain di kawasan Parapat.
Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, citra pariwisata Danau Toba akan semakin kuat, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan kunjungan wisatawan dan ekonomi daerah Simalungun.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan nasional yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga unggul dalam kualitas pelayanan kesehatan dan kenyamanan.
Oleh: Dr Zaitun S.Pd., M.Kes.– Politeknik Pariwisata Medan
(JW/RZD)