Tim Gabungan Bersama Pemkab Palas Tangani Longsor Jalinsum Sosopan (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Padanglawas - Tim gabungan bersama Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Padanglawas melakukan penanganan longsor Jalinsum Sosopan persisnya di Desa Ulu Aer Kecamatan Sosopan.
Penanganan dilakukan untuk antisipasi ancaman longsor yang semakin parah yang teah mengancam ambrolnya badan jalan. Jalinsum via Sosopan adalah akses satu satunya dari dan menuju Sibuhuan ibukota Kabupaten Padanglawas.
Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padanglawas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), TNI/Polri, pemerintah kecamatan, serta warga setempat turun langsung ke lokasi sejak pagi hari. Upaya ini difokuskan pada pembukaan akses jalan yang sebelumnya nyaris amblas di tepi jurang.
Plt Kepala BPBD Padanglawas, Adi Sandra Siregar, mengatakan, langkah cepat dilakukan setelah pihaknya menerima instruksi langsung dari Bupati Padang(awas, Putra Mahkota Alam.
“Setelah mendapat arahan langsung dari Bupati, kami bersama tim segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tidak terputus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga sore hari pengerjaan telah memasuki tahap ketiga, yakni pengerukan dan pendataran badan jalan agar dapat dilalui kendaraan roda empat. Sebelumnya, akses di lokasi hanya dibuka terbatas untuk kendaraan roda dua dengan sistem buka-tutup selama proses penanganan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Padanglawas, Safaruddin Nasution, menambahkan bahwa kondisi tanah di lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.
“Struktur tanah masih bergerak dan rawan longsor susulan. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penguatan badan jalan dan keselamatan pengguna,” katanya.
Jalur Uluaer sendiri memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Pada era 1990-an, jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan Sibuhuan dengan Padangsidimpuan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kondisinya terus memburuk dan kerap mengalami kerusakan hingga nyaris putus.
Pemerintah daerah memastikan penanganan darurat akan terus dilanjutkan hingga akses kembali normal. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
(ATS/NAI)










