SMAN 2 Sidikalang Raih 58 Kursi SNBP, 5 Orang Diterima di UNDIP

SMAN 2 Sidikalang Raih 58 Kursi SNBP, 5 Orang Diterima di UNDIP
SMAN 2 Sidikalang Raih 58 Kursi SNBP, 5 Orang Diterima di UNDIP (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang - Sebanyak 58 siswa SMA Negeri 2 Sidikalang Kabupaten Dairi dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah, Rudy Harto Siringo-ringo, Rabu (1/4).

“58 siswa didik kita menang jalur SNBP,” kata Rudy.

Diterangkan, dari angka itu, 5 pelajar meraih kursi di Universitas Diponegoro (Undip). Siswa dimaksud atas nama Anisa Kasih Victoria Silaban (kedokteran), Measrori Pokarsawila (kedokteran gigi), Disa Jordan Mathew Tampubolon (teknik komputer), Ezekiel Reyner Butar-Butar (teknik sipil) dan Jhonatan Situmorang (teknik mesin).

Seorang siswa dipastikan memperoleh kursi di Institut Pertanian Bogor. Yakni atas nama Maylekah Sri rejeki Karokaro mengambil jurusan eko sumber daya lingkungan.

“1 orang masuk di IPB,” kata Rudy.

5 pelajar memenangkan kursi di Universitas Jenderal Soedirman, kata Rudy. Kampus lainnya yang turut menjadi lanjutan pendidikan generasi muda dimaksud diantaranya Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (Unimed), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Poltekes Medan dan UPN Veteran Jogjakarta.

Hendrik Siregar, guru di sekolah dimaksud menambahkan, lembaga pendidikan ini 2 kali bertutut-turut menghantarkan siswa di Fakultas Kedokteran UNDIP.

“2 tahun berturut-turut, peserta didik kita diterima di Kedokteran UNDIP,” tambah Hendrik.

SMA ST PETRUS

Sementara itu, SMA Katolik St Petrus berlokasi di Desa Huta Rakyat Sidikalang mencatatkan sebanyak 18 siswa ke PTN jalur undangan tersebut.

“18 siswa lolos jalur SNBP,” kata Kepala SMA Katolik St Petrus, Manotas Situmorang.

Dijelaskan, kampus tujuan diantaranya IPB, UNDIP, Unimed, Udayana dan Itera.

“3 orang menang di UNDIP,” ujar Manotas.

Dia merinci siswa binaan meraih kursi di UNDIP. Yakni Pandu Winata Tamba (hukum), Goklas Dwiputra Sihombing (ilmu politik) dan Maria Stefani Sihombing (psikologi).

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi