Dosen Teknik Mesin UMSU Beri Pelatihan Servis AC Anak Panti Asuhan Melalui Dana Risetmu (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Dosen Teknik Mesin UMSU yang diketuai oleh Muharnif M, S.T., M.Sc dan Dr. Suherman sebagai anggota memberikan pelatihan jasa servis AC kepada Anak Panti Asuhan Putra Muhammdiyah Medan Kota melalui dana Risetmu.
Kebutuhan AC yang semakin besar, terutama di kantor, sekolah dan rumah hunian masyarakat tentnnya merupakan potensi yang menjanjikan sebagai pemasukan untuk panti asuhan dan anak-anak panti. Pelatihan ini diberikan sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi oleh dosen dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat.
Tim ini juga melakukan kolaborasi dengan mahasiswa teknik mesin UMSU dalam memberikan pelatihan servis AC kepada anak panti sebagai upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penerapan bidang keteknikan khususnya dalam bidang teknik mesin dan mendukung program MBKM sebagai keaktifan mahasiswa dalam kemasyarakatan.
Pada acara pembukaan yang langsung didampingi oleh Kepala Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Medan Kota, ketua pelaksana mengatakan bahwa pelatihan jasa servis AC ini sangat penting bagi anak panti asuhan karena dapat menjadi bekal membuka lapangan pekerjaan mereka saat telah meninggalkan panti asuhan.
Ketua tim juga berharap dengan pelatihan jasa servis ini, panti asuhan akan dapat membuka amal usaha jasa layanan servis AC sebagai salah satu sumber pemasukan bagi panti asuhan.
Sementara itu kepala panti asuhan, Sarwin S.Psi dalam kata sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat tidak hanya untuk anak-anak panti asuhan tetapi juga untuk meningkatkan pemasukan panti asuhan sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumbangan masyarakat.
Kepala panti asuhan berpesan kepada peserta pelatihan untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan lebih serius dan aktif sehingga dapat dirasakan manfaatnya.
Pelatihan jasa servis AC hanya diberikan kepada 10 peserta untuk meningkatkan efektiftas proses
transfer skills dan
knowledge dengan tingkat pendidikan kelas 2 dan 3 SLTA. Hal ini dikarenaan anak yang telah tamat dari SLTA tidak diperkenankan lagi tinggal di Panti asuhan. Mereka harus mampu hidup secara mandiri dengan ketrampilan yang dimiliki.
Tim juga akan berkordinasi dengan pengurus panti dalam menentukan jadwal pelaksanaan pelatihan yang disesuaikan dengan jadwal sekolah peserta pelatihan.
Program ini terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persipan meliputi survey ke lapangan melakukan koordinasi dengan pengurus panti dalam melakukan seleksi peserta dengan pendidikan SMA/sederajat dan penyusunan jadwal kegiatan yang disesuaikan dengan kegiatan sekolah anak dan kegiatan tim.
Pelalsanaan dilaksanakan dengan 2 tahapan yaitu tahap pertama memberikan dasar pengetahuan dan teori ketrampilan tentang mekanisme kerja sistem pendinginan AC, fungsi dan cara kerja komponen yang terdapat di AC kemudian dianjutkan dengan metode pengelasan, sisten kelistrikan pada AC serta materi K3 sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja.
Pada tahap kedua peserta pelatihan akan diberikan pelatihan ketrampilan servis AC secara lagsung bersama instruktur tentang pengenalan komponen AC, penggunaan Instrumen dan peralatan listrik yang digunakan dalam servis AC manifold gauge, tank ampere, jet pump.
Instruktur juga akan memberikan pelatihan cara membersihkan AC, mendeteksi dan menambal kebocoroan serta pengisian refrigeran. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui keberhasilan program ini melakukan evaluasi dengan pretest dan post test.
Tim juga akan melakukan evaluasi terhadap keberlanjutan program dengan melakukan pendampingan dalam manajemen dan pemasaran unit layanan jasa servis AC.
(DEL)