Kodaeral Bersama APCS Baksos di Dua Desa Nelayan (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Belawan - Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I), bersama para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dan peserta Asean Plus Cadet Sail (APCS) pelayaran KRI Bima Suci, melaksanakan Bakti sosial (Baksos) di dua desa nelayan kawasan Sumatera Utara, Selasa (07/4/2026).
Dalam kegiatan di pemukiman nelayan Kabupaten Deliserdang, dipimpin Asops Dankodaeral I Kolonel Laut (P) Wirawan Ady Prasetya. Sedangkan di Desa Sundari Kecamatan Medan Belawan, dipimpin oleh Asintel Dankodaeral Kolonel Laut (P) Bambang Widodo.
Kadispen Kodaeral 1 Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan, dalam siaran persnya, menyebutkan Baksos pembagian 150 paket sembako ini sebagai simbol perhatian dan kepedulian peserta APCS terhadap kondisi sehari-hari masyarakat di dua kampung nelayan tersebut.
Dalam aksi kepedulian pada hari ketiga rangkaian program APCS dan Kartika Jala Krida (KJK) 2026 di wilayah Kodaeral I ini, para kadet AAL bersama 52 peserta APCS utusan dari 25 negara, seperti Australia, China dan Kanada, Afrika, berupaya menunjukkan perhatian terhadap kondisi masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir, yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan.
Bahkan suasana Baksos kali ini menghadirkan momen yang hangat bagi peserta dan warga setempat. Apalagi para kadet berkesempatan saling mengenalkan diri, sebagai bagian wujud jalinan silaturahmi.
Para peserta APCS juga berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga, sekaligus menjadikan kunjungan di dua desa nelayan menjadi bagian semangat untuk berbagi, sekaligus belajar tentang kehidupan masyarakat nelayan.
Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan, mengatakan kegiatan peserta APCS di Kodaeral 1 ini merupakan rangkaian pelayaran muhibah selama 124 hari di sejumlah negara dengan KRI Bima Suci.
Para peserta APCS ini adalah 79 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dan 52 kadet delegasi dari 25 negara. Mereka tiba di Dermaga Pelabuhan Ujung Baru Belawan, Minggu (5/4) lalu.
Selama empat hari berada di Sumatera Utara, peserta APCS mengikuti program Liberty Time, antara lain open ship, deck reception, olahraga bersama prajurit Kodaeral I, nonton bareng Film The Hostage Heroes, hingga kunjungan budaya ke Istana Maimun dan Museum Rahmat Shah.
Dankodaeral 1 Laksda TNI Deny Septiana, saat menyambut kedatangan para peserta APCS bersama Walikota Medan, Rico Waas menyampaikan rasa bangga dengan kehadiran peserta APCS di Belawan.
Apalagi selama kunjungan muhibah di berbagai negara, para kadet selain melakukan praktik pelayaran juga membawa misi diplomasi maritim sebagai peran duta bangsa. Bahkan Kementerian UMKM berkolaborasi dengan TNI-AL juga memanfaatkan APCS 2026 ini, sebagai sarana strategis untuk mempromosikan produk UMKM Indonesia ke pasar internasional. (MAA)










