Afandin Bawa Langkat Raih Penghargaan Nasional Pembangunan Keluarga Berkualitas

Afandin Bawa Langkat Raih Penghargaan Nasional Pembangunan Keluarga Berkualitas
Sekda Langkat, Amril Saat Menerima Penghargaan. (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Langkat - Kabupaten Langkat berhasil meraih penghargaan atas keberhasilannya dalam penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas tingkat kabupaten/kota tahun 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, yang mewakili Bupati Langkat Syah Afandin, menerima penghargaan itu di Hotel Emerald Garden Medan, Selasa, (7/4/2026) tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan keluarga berkualitas kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

Penghargaan ini diberikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, yang telah ditandatangani pada 11 Februari 2026 di Jakarta, dimana dalam prosesi penyerahan, penghargaan diserahkan Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Fatmawati kepada Sekda Langkat yang turut didampingi Kepala Dinas PPKB dan PPA Kabupaten Langkat, Indri Nugraheni.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Pemerintah Kabupaten Langkat dalam merancang strategi kependudukan jangka panjang. Dokumen PJPK yang disusun dinilai telah memenuhi standar kualitas dan akan menjadi acuan penting dalam pembangunan SDM di Kabupaten Langkat untuk lima tahun ke depan.

Di tingkat Provinsi Sumatera Utara, terdapat enam kabupaten/kota yang menerima penghargaan serupa, yakni Kabupaten Langkat, Toba, Samosir, Labuhanbatu Utara, Kota Medan, dan Kota Binjai. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut menerima penghargaan dalam kategori yang sama.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menyampaikan bahwa program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) berfokus pada peningkatan kualitas SDM melalui percepatan penurunan stunting serta penguatan ketahanan keluarga.

Sulaiman menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui lima inisiatif strategis (Quick Wins), yakni GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta Super Apps Keluarga Indonesia berbasis kecerdasan buatan untuk layanan konsultasi keluarga.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penyelarasan arah kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan kependudukan di tingkat daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani urusan keluarga berencana di kabupaten/kota, diharapkan semakin kuat melalui komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan keluarga berkualitas.

(HPG/YY)

Baca Juga

Rekomendasi