Tragedi Longsor Sembahe: 5 Meninggal Dunia, 1 Selamat (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Deliserdang - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional akhirnya berhasil menemukan seluruh korban bencana tanah longsor yang melanda Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.
Operasi yang berlangsung sejak Selasa (7/4) malam ini dinyatakan selesai setelah korban terakhir berhasil dievakuasi.
Pencarian intensif dilakukan mulai pukul 03.15 WIB dengan metode line hail (penyapuan satu arah) di area seluas ±500 meter persegi. Berikut adalah urutan penemuan korban di lokasi kejadian: Pukul 04.08 WIB: Korban pertama, Rizki Sembiring (14), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pukul 06.15 WIB: Tim menemukan Boy Simorangkir (48). Pukul 06.40 WIB: Korban Rosilawati Ginting (48) berhasil dievakuasi. Pukul 06.48 WIB: Korban terakhir, Jamilah Br. Ginting (49), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Seluruh jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Pancur Batu, Deliserdang, untuk proses lebih lanjut," kata Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika selaku Search Mission Coordinator (SMC), Rabu (8/4).
Berdasarkan data final dari Posko SAR Gabungan, total korban dalam musibah ini berjumlah 6 orang dengan rincian sebagai berikut: Selamat : 1 orang (Sehat Br Tarigan, 70 tahun). Meninggal Dunia (MD) : 5 orang, Gobal (39), Rizki Sembiring (14), Boy Simorangkir (48), Jamilah Ginting (49) dan Rosilawati Ginting (48).
Hery Marantika menjelaskan bahwa tim di lapangan menghadapi tantangan berat. Akses jalan menuju lokasi mengalami kemacetan parah dan kondisi jalan yang sangat licin akibat tumpukan material longsoran.
"Kami membagi tim menjadi dua SRU. Satu tim fokus pada penyisiran manual, sementara tim lainnya menggunakan alat berat untuk membuka akses. Meski medan sangat berat, seluruh unsur SAR tetap berupaya maksimal hingga seluruh korban ditemukan," ujar Hery.
Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan kehilangan tambahan dari masyarakat, Operasi SAR di Sembahe secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat yang melintasi jalur Medan-Berastagi untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca dan kerawanan longsor di sejumlah titik.
(JW/RZD)