Konsulat AS di Medan Undang Oscar Garcia Berikan Materi Kewirausahaan Kepada Mahasiswa (Analisadaily/Hatta Trinata)
Analisadaily.com, Medan - Konsulat Amerika Serikat di Medan baru saja menggelar sebuah seminar tentang kewirausahaan, inovasi, dan ekonomi digital selama dua hari dengan tempat yang berbeda-beda. Oscar Garcia menjadi mentor yang dipilih oleh konsulat AS untuk memberikan materi tersebut.
Oscar mengatakan perbedaan pola pikir kewirausahaan di negara berkembang biasanya lahir dari kebutuhan, sedangkan di negara maju adanya kesempatan, modal, dan sumber daya yang sudah ada.
“Wirausaha atau bisnis yang berkembang di negara berkembang itu lahir dari kebutuhan sehingga mendirikan sebuah usaha. Sementara mereka yang di negara maju biasanya karena adanya kesempatan, modal, dan sumber daya lainnya.” ucap Oscar.
Namun ia merasa orang yang akan sukses adalah orang yang bisa menggabungkan semangat tahan banting dan kemampuan mencari solusi dengan kesempatan.
“Orang-orang yang akan sukses dijaman sekarang adalah orang yang bisa menggabungkan semangat tahan banting dan kemampuan mencari solusi dengan kesempatan.” tambahnya.
Saat disinggung tentang Artificial Intelligence (AI), Oscar mengungkapkan AI itu alat yang sangat membantu dalam sebuah kewirausahaan yang akan dimiliki atau dibangun, seperti bisa mengidentifikasi calon konsumen. Namun sentuhan nyata dari manusia asli merupakan elemen yang sangat penting dan tidak tergantikan dalam kewirausahaan.
“AI ini sebuah alat yang diperlukan untuk mempercepat kita mengidentifikasi customer kita, kesempatan yang ada, kekuatan kita secara kompetititf. Tetapi AI itu tidak punya adalah sentuhan manusia yang merupakan satu elemen yang penting dalam usaha bisnis yang tidak tergantikan.” pungkasnya.
Ditanya bagaimana cara seorang enterpreneur untuk bisa bersaing menjualkan produk secara global tidak hanya di lokal saja. Oscar menjelaskan untuk bisa bersaing secara global, enterpreneur dapat memperkuat cerita dari produk itu, kemudian mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dan membangun kemitraan. Diantara tiga itu, Oscar menegaskan kepercayaan itu yang sangat penting.
“Jadi yang pertama kita harus bisa menyampaikan story kita jualan dengan sangat jelas apa yang kita tawarkan, kedua kepercayaan, bagaimana kita mendapatkan kepercayaan dari orang yang kita layani dan ketiga adalah bagaimana membangun jejaring dan kemitraan. Tapi dari ketiganya, yang paling penting adalah kepercayaan.” ujarnya.
Oscar berpesan kepada enterpreneur muda di Indonesia harus percaya diri dengan apa yang ditawarkan kepada publik. Adanya aksi nyata juga sangat penting dan peduli dengan apa yang dibutuhkan masyarakat sekitar.
“Yang utama kepercayaan diri, percaya dengan apa yang kita tawarkan, yang kedua aksi nyata itu lebih penting daripada membuat segala sesuatunya sempurna, yang ketiga kita harus percaya kepada upaya kolektif, dimana kita tidak memikirkan mau menangnya saja tetapi juga memikirkan apa yang kita berikan untuk membuat masyarakat yang kita tinggalin lebih baik.” tutupnya. (HT) (BR)











