Lily: Pancasila Tak Perlu Diperdebatkan

Lily: Pancasila Tak Perlu Diperdebatkan
Lily: Pancasila Tak Perlu Diperdebatkan (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan — Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia tidak perlu dipertanyakan dan diperdebatkan lagi. Kenapa? Pancasila itu merupakan dasar negara. Jika diubah pun berarti harus merubah ideologi negara Indonesia.

"Hari ini kita melaksanakan Pembinaan Wawasan Kebangsaan. Kenapa? Supaya kita sebagai bangsa Indonesia bisa mengisi kemerdekaan dengan baik dan senantiasa rasa nasionalisme semakin tinggi. Jangan pula semakin lama malah terkikis sehingga jati diri negara luntur. Oleh karena itu kita harus tetap menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia," demikian disampaikan anggota DPRD Medan Dr Lily MBA pada kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ke–5 Tahun 2026 di Jalan Periuk, Sei Putih Tengah, Medan Petisah, Sabtu (26/9/2026.

Lahirnya Pancasila itu, lanjut anggota Komisi II DPRD Medan itu, merupakan landasan filosofi tentang dasar dan tujuan bernegara Indonesia. Kemudian ideologi dan pandangan hidup bangsa yang menyatukan tanah air Indonesia yang membentang dari Sabang hingga Merauke.

Kemudian, masih Lily, cara pandang Indonesia terhadap dunia ikut melaksanakan ketertiban dunia dan menjadikan Indonesia sebagai taman sari dunia. Kemudian ideologi pembebasan di dalam melawan berbagai bentuk penjajahan yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan prikeadilan.

"Pancasila adalah nafas perjuangan yang digerakan oleh kesadaran Indonesia yang berbangsa satu bertanah air satu dan menjunjung tinggi bahsa persatuan bahasa Indonesia menjadi sumpah para pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928," jelasnya di hadapan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.

Politisi PDI Perjuangan itu juga memaparkan bahwa Pancasila merupakan dasar negara dan menjadi sumber dari segala sumber hukum yang mewujudkan cita-cita kehidupan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Di penghujung kegiatan, Lily menguji sejauh mana masyarakat mampu menyerap sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut dengan mengajukan 5 pertanyaan sesuai dengan 5 sila dari Pancasila.

Ternyata, masyarakat sangat antusias berlomba mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan. Bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar Pancasila tersebut diberikan suvenir.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi