100 Hari Pasca Teken Kontrak, Abutment Jembatan Batang Bulu Baru Berbiaya Rp 13,8 M Belum Terbangun (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com,Padanglawas - Proyek pembangunan jembatan sungai Siabu Desa Batangbulu Baru Kecamatan Barumun Selatan yang menelan anggaran Rp 13, 8 milyar lebih, sudah berjalan 100 hari kerja pasca tanda tangan kontrak.
Namun pengerjaan proyek strategis Pemerintah Kabupaten Padanglawas ini hingga kini bangunan Abutment jembatan atau kepala/pangkal jembatan struktur bangunan bawah yang terletak di kedua ujung ekstrem sebuah jembatan belum siap
Komponen ini berfungsi sebagai penopang utama yang memikul beban jembatan sekaligus menjadi dinding penahan tanah di area akses jalan masuk.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Padanglawas, Saparuddin ketika dihubungi membenarkan kalau pembangunan jembatan Sungai Siabu Desa Batang Bulu Baru sudah 100 hari berjalan pasca teken kontrak.
" Iya hari ini sudah masuk 100 hari kerja " kata Saparuddin ketika dihubungi Sabtu (
3/10/2026).
Ketika disinggung realisasi pekerjaan di lapangan terkesan lambat dan belum ada terbangun abutment, menurut Saparuddin adalah akibat keterlambatan datangnya alat berat mesin bor file ke lokasi proyek.
" Jadi ini akibat terlambat datang bor file, sudah dicari se sumatera tidak ada, akhirnya terpaksa didatangkan dari pulau Jawa," kata Saparuddin.
Dikatakan pembangunan jembatan sungai Siabu desa Batang Bulu Baru, Kecamatan Barumun Selatan, merupakan salah satu pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas.
Akibat keterlambatan progres, Saparuddin mengatakan, kalau Dinas PUTR sudah pernah memberikan surat teguran sekali kepada pihak rekanan.
" Sudah selalu diberi peringatan," sebut Saparuddin sembari mengaku proyek strategis ini bisa siap tepat waktu sesuai teken kontrak.
Diketahui proyek jembatan memiliki bentang sepanjang 45 meter dengan lebar 7 meter dengan konstruksi jembatan rangka baja. dengan nomor kontrak, 630/03/SPKKHS/DAU/BM/VI/2026 yang menelan anggaran Rp. 13.837.000.000 serta
masa pelaksanaan 150 hari kalender dikerjakan CV. Zidane Wijaya Sakti.
Pantauan di lokasi proyek pembangunan jembatan sungai Siabu Desa Batang Bulu Baru terlihat belum ada satupun berdiri bangunan abutment jembatan. Padahal sisa masa kerja tinggal 50 hari kalender lagi.
(ATS/NAI)









